Pejabat Ukraina Tahu Tank Abrams AS Tak akan Buat Banyak Perbedaan

Rabu, 27 September 2023 - 00:01 WIB
loading...
Pejabat Ukraina Tahu...
Pengiriman tank Abrams M1A1 buatan AS pertama yang tiba di Ukraina berdasarkan kesepakatan yang diselesaikan pada 2022, di pelabuhan di Szczecin, Polandia, 28 Juni 2023. Foto/Cezary Aszkielowicz/Agencja Wyborcza.pl/REUTERS
A A A
KIEV - Para pejabat Ukraina tidak memperkirakan tank tempur utama Abrams buatan Amerika Serikat (AS) akan menjadi penentu dalam konflik dengan Rusia.

Wall Street Journal (WSJ) melaporkan Presiden Volodymyr Zelensky mengumumkan kedatangan tank tersebut di Ukraina pekan ini.

Menulis di media sosial pada Senin, Zelensky berbagi “kabar baik” dari Kementerian Pertahanan Ukraina tentang pengiriman pertama tank Abrams.

Dia mengklaim tank-tank itu akan “memperkuat brigade kami.” Washington berjanji pada Januari untuk mengirimkan 31 tank Abrams ke Kiev.

WSJ mencatat meskipun Abrams mungkin memiliki “beberapa keunggulan teknis” dibandingkan tank-tank Barat lainnya yang sudah diberikan kepada Ukraina, perbedaannya tidak signifikan.

Sebaliknya, kedatangan mereka “menawarkan dorongan moral bagi pasukan Ukraina,” klaim surat kabar tersebut.

“Para pejabat Ukraina mengakui, empat bulan setelah serangan, kendaraan-kendaraan tersebut tidak akan mengubah bentuk perang secara signifikan,” ujar laporan itu.

Baca juga: 3 Tank Rusia Ini Jadi Lawan Berat M1 Abrams Amerika dalam Perang Brutal di Ukraina

Pemerintahan Zelensky sebelumnya memuji pengiriman kemampuan militer baru Barat sebagai pencapaian besar, termasuk pasokan rudal anti-tank Javelin Amerika pada awal konflik dan rudal jelajah Storm Shadow Inggris yang dikirimkan pada Mei.

Kiev saat ini fokus pada pengamanan rudal balistik taktis ATACMS dan jet tempur F-16 dari Washington dan sekutunya.

Namun, beberapa pejabat senior Ukraina meremehkan ekspektasi tersebut setelah serangan balasan musim panas gagal menghasilkan perolehan teritorial yang cepat.

Kepala intelijen militer Ukraina Kirill Budanov pekan lalu memperingatkan, “Tank Abrams tidak akan bertahan lama kecuali mereka dikerahkan dengan cara yang sangat disesuaikan untuk operasi yang sangat spesifik dan dirancang dengan baik.”

Berbicara di Dewan Keamanan PBB awal bulan ini, diplomat Rusia Vassily Nebenzia berpendapat nasib tank Abrams dan F-16 yang dikirim ke Ukraina akan sama dengan perangkat keras Barat yang telah dihancurkan pasukan Rusia, termasuk kendaraan tempur infanteri Bradley buatan AS, tank Leopard Jerman, dan tank Challenger Inggris.

Moskow telah berulang kali menegaskan jumlah bantuan militer yang dikirim Barat ke Kiev hanya akan memperpanjang konflik, namun tidak akan mengubah hasilnya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Khamenei: Negosiasi...
Khamenei: Negosiasi dengan AS Tak akan Selesaikan Masalah Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved