Presiden Erdogan: Dekorasi Sidang Umum PBB seperti Warna LGBTQ

Minggu, 24 September 2023 - 15:51 WIB
loading...
Presiden Erdogan: Dekorasi...
Dekorasi Sidang Umum PBB disebut Presiden Turki seperti membawa pesan LGBTQ. Foto/UN
A A A
NEW YORK - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tidak terkesan dengan palet warna cerah yang digunakan dalam desain ruang pertemuan Sidang Umum PBB. Dia mengklaim bahwa desain tersebut terlihat terlalu mirip dengan bendera kebanggaan pelangi LGBTQ.

“Salah satu masalah yang paling mengganggu saya... adalah ketika memasuki Majelis Umum PBB, Anda melihat warna LGBT di tangga dan tempat lain,” kata Erdogan kepada wartawan di Gedung Turki di New York, dilansir RT.

“Berapa banyak [orang] LGBT di dunia saat ini? Betapapun besarnya hak yang mereka miliki dalam langkah-langkah ini, mereka yang menentang LGBT juga mempunyai hak yang sama,” kata pemimpin Turki tersebut.

Baca Juga: Menlu Rusia: Tatanan Dunia Baru Vs Kerajaan Kebohongan

Dia menambahkan bahwa dia ingin berbicara dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres tentang kehadiran warna-warna tersebut, dan menyatakan bahwa “ini adalah masalah kemanusiaan dan kita perlu tahu bahwa ada orang yang merasa terganggu dengan hal ini.”

Erdogan rupanya mengacu pada 17 warna berbeda yang melambangkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) PBB, yang digunakan sebagai dekorasi di dinding dan tangga aula Majelis Umum. Erdogan, yang terpilih kembali untuk masa jabatan ketiga pada bulan Mei, sering menyerang komunitas LGBTQ selama pidato kampanyenya, sambil menampilkan dirinya sebagai pembela setia nilai-nilai tradisional keluarga.

Hubungan sesama jenis bukanlah hal yang ilegal di Türkiye, meskipun dalam beberapa tahun terakhir pihak berwenang telah secara efektif menindak simbol dan tema LGBTQ. Menutup organisasi LGBTQ adalah bagian dari platform kampanye pemilu Erdogan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Selat Hormuz Berkecamuk,...
Selat Hormuz Berkecamuk, Turki Tawarkan Jalur Kereta Api Hejaz Modern
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Presiden Turki Erdogan...
Presiden Turki Erdogan Desak Umat Islam Bersatu Melawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved