Netanyahu: Palestina Tidak Boleh Punya Hak Veto Atas Kesepakatan Arab-Israel

Sabtu, 23 September 2023 - 11:23 WIB
loading...
Netanyahu: Palestina...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Foto/All Israel News
A A A
NEW YORK - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji apa yang disebutnya sebagai kesepakatan normalisasi baru-baru ini antara negara Zionis itu dengan negara-negara Arab. Ia pun menekankan bahwa Palestina tidak boleh memiliki "veto" atas perjanjian tersebut.

Berbicara di hadapan Majelis Umum PBB pada Jumat pagi, Netanyahu memuji prospek hubungan formal antara Israel dan Arab Saudi, dan menggarisbawahi peran Amerika Serikat (AS) dalam upaya menengahi perjanjian antara kedua negara.

Netanyahu menguraikan apa yang disebutnya sebagai visinya untuk “perdamaian” di Timur Tengah, di mana negara-negara Arab akan merangkul Israel terlepas dari masalah Palestina.

Baca Juga: PM Israel Netanyahu: Timur Tengah di Titik Puncak Perdamaian Bersejarah

“Saya sudah lama berupaya berdamai dengan Palestina. Tapi saya juga percaya bahwa kita tidak boleh memberikan hak veto kepada Palestina atas perjanjian perdamaian baru dengan negara-negara Arab,” katanya.

“Rakyat Palestina bisa mendapatkan manfaat besar dari perdamaian yang lebih luas. Mereka harus menjadi bagian dari proses tersebut, namun mereka tidak boleh mempunyai hak veto atas proses tersebut,” tegas Netanyahu seperti dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (23/9/2023).

Hanya sedikit negara Arab yang mengakui Israel sejak berdirinya negara tersebut pada tahun 1948, namun pemerintahan mantan Presiden AS Donald Trump membantu mengamankan perjanjian untuk membangun hubungan antara Israel dan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Maroko pada tahun 2020.

Baca Juga: Mohammed bin Salman: Normalisasi Arab Saudi-Israel Semakin Dekat

Sudan juga setuju untuk bergabung dengan kesepakatan normalisasi, yang secara resmi dikenal sebagai Kesepakatan Abraham (Abraham Accord).

Sebelumnya, sebagian besar wilayah di kawasan ini telah mengkondisikan pengakuan Israel atas pendirian negara Palestina yang layak dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, sebagaimana diartikulasikan dalam Inisiatif Perdamaian Arab.

Rencana tersebut juga menyerukan untuk menemukan solusi yang adil terhadap penderitaan para pengungsi Palestina.

Baca Juga: Biden dan Netanyahu Berjanji Upayakan Normalisasi Israel-Arab Saudi
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Teknik Elektro UMB Hadirkan...
Teknik Elektro UMB Hadirkan Teknologi Tepat Guna dan Akuaponik di Srengseng
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Inilah Alasan XLSMART...
Inilah Alasan XLSMART Tanam Ratusan Menara 5G di IKN
Berita Terkini
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved