Minggu Depan, DPR AS Gelar Sidang Penyelidikan Pemakzulan Biden

Rabu, 20 September 2023 - 04:43 WIB
loading...
A A A
Sams memperingatkan konsekuensi penutupan pemerintahan dan mendesak anggota DPR dari Partai Republik untuk mencegah hal tersebut terjadi.

“Presiden sudah sangat jelas: dia akan tetap fokus pada isu-isu yang penting bagi rakyat Amerika, termasuk mencegah pemotongan yang merugikan dan membahayakan yang diusulkan oleh anggota DPR dari Partai Republik yang membawa kita menuju penutupan pemerintahan,” ujarnya.

Anggota DPR dari Partai Republik telah menyelidiki transaksi bisnis luar negeri yang dilakukan Hunter Biden dan anggota keluarga presiden lainnya sejak Partai Republik mengambil alih DPR pada bulan Januari.

Partai Republik menuduh Biden mengambil keuntungan dari usaha bisnis putranya di luar negeri ketika dia menjadi wakil presiden, namun mereka belum menemukan bukti kesalahan yang dilakukan oleh presiden itu sendiri.

Gedung Putih berulang kali mengatakan Biden tidak melakukan kesalahan apa pun, dan presiden membantah terlibat dalam pekerjaan luar negeri putranya.

Namun, Ketua DPR Kevin McCarthy meningkatkan penyelidikan terhadap Biden minggu lalu ketika dia mengumumkan bahwa dia mengarahkan komite DPR untuk membuka penyelidikan resmi pemakzulan terhadap presiden tersebut. Penyelidikan ini dipimpin oleh Komite Pengawasan, Kehakiman dan Caraserta Sarana.

Baca Juga: Ketua DPR AS Usulkan Pemakzulan terhadap Presiden Joe Biden
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved