5 Persenjataan Baru Rusia yang Segera Digunakan dalam Perang Melawan Ukraina

Selasa, 19 September 2023 - 20:25 WIB
loading...
5 Persenjataan Baru...
Rusia menjanjikan berbagai senjata baru untuk digunakan dalam perang di Ukraina. Foto/Sputnik
A A A
MOSKOW - Meskipun ada sanksi dan kontrol ekspor, Rusia telah memperluas produksi senjata secara signifikan, melampaui Amerika Serikat dan Eropa. Perang Ukraina juga telah meningkatkan industri pertahanan Rusia.

Rusia memproduksi lebih dari dua juta peluru dan 200 tank setiap tahunnya, sehingga menghancurkan prediksi intelijen Barat.

Pada awal konflik, Washington bertaruh untuk meningkatkan pasokan militer ke Kiev dan berharap untuk mengekang kapasitas industri Rusia melalui serangkaian sanksi. Namun, produksi senjata Rusia ternyata tidak terhambat.

Berikut adalah 5 senjata baru yang akan digunakan Rusia dalam perang melawan Ukraina.

1. Rudal Hipersonik yang Lebih Presisi

5 Persenjataan Baru Rusia yang Segera Digunakan dalam Perang Melawan Ukraina

Foto/Sputnik

Saat ini, industri militer Rusia telah bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan militer Rusia.

"Yang paling menonjol, konflik Ukraina telah mengajarkan Rusia bahwa perlu mengembangkan dan meningkatkan senjata presisi tinggi," kata Pavel Kalmykov, seorang analis di biro analisis militer dan politik, dilansir Sputnik.

“Salah satunya adalah rudal jelajah Kalibr, berbagai rudal yang diluncurkan dari udara dengan presisi tinggi – semuanya ada. Daftarnya bisa memakan waktu lama: rudal hipersonik Kinzhal, Iskander berbasis darat. Menjadi jelas bahwa produksi mereka perlu ditingkatkan,” kata Kalmykov kepada Sputnik.

Baca Juga: 5 Fakta Situs Peluncuran Roket Rusia, Tempat Pertemuan Putin dan Kim Jong Un

2. Drone Baru yang Lebih Canggih

5 Persenjataan Baru Rusia yang Segera Digunakan dalam Perang Melawan Ukraina

Foto/Sputnik

Produsen senjata Rusia telah belajar banyak dari konflik yang sedang berlangsung. Atas dasar ini, sistem drone baru akan diproduksi.

“Drone dengan akurasi pengendalian tembakan artileri dapat ditingkatkan secara signifikan,” jelas Kalmykov. Artinya, prinsipnya begini: satu tembakan. Yaitu, jika panduan dilakukan dengan bantuan operator sistem artileri apa pun, beberapa sistem peluncuran roket, atau bahkan meriam yang kuat. "Artinya, proyektil akan mendarat tepat sasaran," tuturnya.

Sekarang, jika masalah ini terpecahkan, maka konflik akan berpindah ke tingkat yang sama sekali berbeda, taktik operasi tempur akan berubah, dan seterusnya. Artinya, saat ini pembuat senjata Rusia sedang menangani masalah ini, bagaimana membuat sistem. "Drone akan mengarahkan tembakan artileri secara akurat ke sasaran,” lanjut Kalmykov.

3. Sistem Perang Elektronik

5 Persenjataan Baru Rusia yang Segera Digunakan dalam Perang Melawan Ukraina

Foto/Sputnik

Rusia meningkatkan sistem peperangan elektronik (EW) miliknya. Sebelumnya, mantan perwira Pentagon mengakui bahwa EW Rusia tidak ada duanya.

Sementara pakar militer Rusia mengisyaratkan bahwa sistem EW Rusia yang baru dapat memengaruhi kerja satelit dan bahkan membungkam Starlink SpaceX.

4. Model Senjata Baru yang Meniru Barat

5 Persenjataan Baru Rusia yang Segera Digunakan dalam Perang Melawan Ukraina

Foto/Sputnik

"Senjata model terbaru Barat, sistem peluncuran roket ganda, tank, dan senjata self-propelled telah direbut," katan Kalmykov .

Semua ini juga sedang dipelajari, kata pakar tersebut, seraya menambahkan bahwa solusi teknik terbaik akan digunakan di kompleks industri militer dalam negeri.

5. Menerapkan Prinsip Fisika Baru

5 Persenjataan Baru Rusia yang Segera Digunakan dalam Perang Melawan Ukraina

Foto/Sputnik

Terakhir, sektor pertahanan Rusia sedang mengerjakan senjata canggih berdasarkan “prinsip fisika baru,” ungkap Presiden Vladimir Putin baru-baru ini.

Meskipun presiden Rusia tidak memberikan rincian lebih lanjut, para pengamat mengatakan bahwa jenis senjata modern ini dapat mencakup senjata energi terarah; senjata elektromagnetik; senjata geofisika; dan senjata radiologi, dan masih banyak lagi.

Berbicara kepada Sputnik pekan lalu, pengamat militer veteran Rusia Viktor Murakhovsky berasumsi bahwa kemungkinan besar yang dimaksud Presiden Putin adalah laser dan senjata berbasis fisika energi tinggi lainnya.

Presiden Rusia selalu menjalankan apa yang dikatakannya: beberapa tahun yang lalu, ia merujuk pada keberhasilan Rusia dalam mengembangkan senjata hipersonik. Saat ini, rudal hipersonik Rusia digunakan secara efisien di zona konflik Ukraina.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Negara NATO Tembak Jatuh...
Negara NATO Tembak Jatuh Drone dengan Jet Tempur F-16, Protes Keras Rusia
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
Zelensky: Rusia Minta...
Zelensky: Rusia Minta Tambahan 30.000 Tentara Korea Utara untuk Perang Melawan Ukraina
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Kebakaran Hutan Dahsyat...
Kebakaran Hutan Dahsyat Menyebar di Prancis, Lebih dari 10.000 Orang Dievakuasi
Kebijakan Perang Iran...
Kebijakan Perang Iran Trump Tak Populer, Demokrat Berpotensi Kuasai DPR dan Senat AS
Rekomendasi
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
P2RPTI Jateng Perkuat...
P2RPTI Jateng Perkuat Pemberantasan Rokok Ilegal dan Sejahterakan Petani Tembakau
Wasit Slavko Vincic...
Wasit Slavko Vincic Pensiun usai Pimpin Final Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved