5 Alasan Anak Muda China Enggan Menikah, dari Krisis Ekonomi hingga Takut Memiliki Anak

Selasa, 19 September 2023 - 20:05 WIB
loading...
A A A
Sebelum pandemi ini melanda, pernikahan adalah bisnis besar di China, dan Daxue Consulting memperkirakan industri ini bernilai USD487 miliar pada tahun 2020.

Pasangan biasanya memilih perhiasan emas, dekorasi rumit, dan tempat mewah, namun Frank Chen, dari Chen Feng Wedding Planning di Shanghai, mengatakan hanya sedikit pernikahan tahun ini yang memiliki anggaran lebih dari USD13.736.

“Orang-orang lebih cenderung memilih pernikahan yang sederhana dan khusus,” kata Chen. Dia menambahkan bahwa satu dekade lalu, adalah hal biasa bagi pasangan untuk menghabiskan jutaan yuan.

Banyak pernikahan yang direncanakan pada tahun 2022 ditunda karena lockdown akibat COVID-19, sehingga tahun 2023 menjadi tahun yang lebih sibuk bagi beberapa perusahaan.

4. Anak Muda Enggan Membeli Perhiasan

Perusahaan perhiasan Chow Tai Fook dan TSL mengatakan mereka memperkirakan permintaan perhiasan pernikahan tahun ini akan kembali ke tingkat sebelum pandemi.

Namun TSL mengatakan masa depan industri ini dalam jangka panjang akan bergantung pada kekuatan perekonomian.

“Ini hanya simpanan COVID,” kata perencana pernikahan Xueyi, yang bisnisnya di Xi’an dan Shanghai juga mengalami lonjakan tahun ini. "Beberapa klien saya yang pemesanannya dijadwal ulang sebenarnya telah berpisah."

Kemerosotan ekonomi telah memukul kelas menengah, dan kaum muda, sebagai kelompok yang paling terkena dampaknya, sehingga mengakibatkan tingginya tingkat pengangguran dan rendahnya pengeluaran rumah tangga.

5. Orang Kaya China Tidak Terdampak

5 Alasan Anak Muda China Enggan Menikah, dari Krisis Ekonomi hingga Takut Memiliki Anak

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Jet Tempur AS Bombardir...
Jet Tempur AS Bombardir Pulau Qeshm dan Kota Ahvav Iran, 4 Orang Tewas
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Bandung Jadi Tuan Rumah...
Bandung Jadi Tuan Rumah Perdana Erafone Run 2026, Targetkan 2.000 Peserta
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Eksepsi/Perlawanan Dokter...
Eksepsi/Perlawanan Dokter Tifa Dikabulkan Hakim: Bagaimana Nasib Perkara Ijazah Jokowi?
Berita Terkini
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Infografis
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved