Rumah Zelensky yang Disita di Crimea Bisa Jadi Museum Anti-Nazi

Selasa, 19 September 2023 - 06:22 WIB
loading...
Rumah Zelensky yang...
Rumah di wilayah Yalta Crimea, Rusia, tempat bekas apartemen Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berada. Foto/Max Vetrov/RIA Novosti
A A A
CRIMEA - Bekas rumah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Crimea dapat diubah menjadi museum yang didedikasikan untuk perang melawan Nazisme.

Proposal itu diajukan oleh Ketua Parlemen Crimea Vladimir Konstantinov.

Berbicara di saluran TV Rossiya 24, politisi tersebut mengklaim, “Langkah tersebut akan menjadi cara yang baik untuk menyuntikkan vaksinasi terhadap Nazisme selama berabad-abad yang akan datang dan menjadi peringatan mengenai apa yang dapat terjadi pada para perencana yang mendorongnya terlalu jauh.”

Konstantinov menjelaskan, “Kecil kemungkinan properti tersebut akan dibeli oleh keluarga biasa karena tidak ada orang normal yang dapat tinggal di sana karena hal ini sama saja dengan membeli apartemen Hitler.”

Namun dia mengakui properti tersebut, meskipun memiliki hubungan dengan pemimpin Ukraina dan heboh di sekitarnya, sebenarnya bukan aset yang patut diperhatikan bagi Zelensky.

“Aset ini mungkin lebih bersifat simbolis baginya daripada benar-benar berharga,” ujar Konstantinov, seraya mencatat, meskipun aset tersebut tampak penting bagi kebanyakan orang, seorang miliarder tidak akan menganggap properti itu sebagai sesuatu yang istimewa.

Proposal tersebut muncul setelah pemimpin parlemen Crimea mengumumkan sekitar 100 properti yang dinasionalisasi yang sebelumnya dimiliki oligarki, pengusaha, dan politisi Ukraina yang memiliki hubungan langsung dengan pemerintah Kiev atau yang “tidak bersahabat dengan Rusia” akan dilelang dalam waktu dekat.

Baca juga: Zelensky Tolak Konsesi Wilayah dengan Rusia, Lanjut Perang Meski Babak-belur

Awal tahun ini, Konstantinov mengumumkan lebih dari 700 properti serupa telah dinasionalisasi oleh otoritas regional.

Konstantinov juga mencatat dalam postingan Telegram pada Sabtu bahwa delapan dari perkebunan tersebut telah dijual senilai lebih dari 800 juta rubel (USD8,3 juta).

Dia menyatakan komisi kontra-terorisme Crimea akan terus mengungkap aset milik oligarki Ukraina.

“Kami tidak akan membiarkan orang-orang yang mensponsori pembunuhan rakyat Rusia dan mendukung rezim teroris Kiev untuk menghasilkan uang dari penduduk kami. Dan kemudian kami akan mentransfer properti tersebut kepada pemilik baru yang layak,” tulis Konstantinov.

Crimea memisahkan diri dari Ukraina setelah kudeta Maidan yang didukung Barat di Kiev pada tahun 2014.

Semenanjung tersebut mengadakan referendum publik di mana mayoritas penduduk memilih menjadi bagian dari Rusia.

Kiev dan para pendukungnya di Barat terus menyangkal keabsahan referendum tersebut dan bersikeras semenanjung itu tetap menjadi bagian dari Ukraina.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
KPK Panggil Bupati Indragiri...
KPK Panggil Bupati Indragiri Hulu terkait Kasus Ajudan Gubernur Abdul Wahid
IIO 2026 Resmi Dimulai,...
IIO 2026 Resmi Dimulai, Hary Tanoesoedibjo: Ini Komitmen POBSI Memajukan Biliar Indonesia
Berita Terkini
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved