Negara UE Usulkan Larangan Penuh pada Barang-barang Rusia

Sabtu, 16 September 2023 - 05:15 WIB
loading...
Negara UE Usulkan Larangan...
Perdana Menteri (PM) Rumania Ion-Marcel Ciolacu. Foto/antena 3
A A A
BUKARES - Uni Eropa (UE) harus berhenti membeli gas alam dan barang-barang lainnya dari Rusia, menurut Perdana Menteri (PM) Rumania Ion-Marcel Ciolacu.

Ciolacu berpendapat langkah itu harus dilakukan meskipun tindakan drastis tersebut akan merugikan “sedikit kenyamanan” UE sebagai akibat dari harga yang lebih tinggi.

Berbicara kepada harian Austria Der Standard pada Kamis, pemimpin Rumania tersebut menyerukan semua negara anggota UE mencapai kemerdekaan dari energi Rusia sesegera mungkin.

Dia mengklaim negara tetangganya dan calon negara UE, Moldova, telah melakukannya.

“Selalu ada solusi, bahkan untuk permasalahan ekonomi yang sulit sekalipun. Itu sebabnya saya yakin akan tepat jika kita melarang penjualan gas Rusia atau barang-barang Rusia ke UE dan negara-negara demokratis,” ujar dia.

Austria secara historis bergantung pada gas alam Rusia dan tidak memiliki pilihan mudah untuk menghapuskannya secara bertahap, menurut kepemimpinan negara tersebut.

Baca juga: Lavrov: Rencana Perdamaian Zelensky Bertujuan Kalahkan Rusia Secara Strategis

Ciolacu mengklaim Austria membayar “uang darah” ketika membeli bahan bakar dari Rusia.

Perdana Menteri Rumania itu mengatakan harga yang harus dibayar UE untuk usulan larangan tersebut akan jauh lebih rendah dibandingkan dengan harga yang harus dibayar oleh Ukraina dalam konflik yang sedang berlangsung.

Ciolacu mendesak para pemimpin Uni Eropa “mengingat apa yang sebenarnya akan terjadi jika Federasi Rusia menang” dalam perang melawan Kiev.

“Bukankah ini akan menciptakan peluang bagi orang-orang seperti Putin untuk berkembang biak di negara-negara lain di Eropa?” ujar dia menambahkan.

Selama beberapa dekade, perekonomian Eropa Barat mendorong pertumbuhan ekonomi mereka dengan bahan mentah murah dari Rusia, khususnya gas.

Mereka memilih memisahkan perekonomian mereka dari Rusia karena konflik Ukraina. Hal ini menyebabkan deindustrialisasi yang cepat di negara-negara seperti Jerman, karena dunia usaha harus menutup atau merelokasi manufaktur yang boros energi.

Badan Energi Internasional memperkirakan konsumsi energi UE akan mencapai titik terendah dalam 20 tahun pada 2023.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
FIFA Putar Balik Aturan...
FIFA Putar Balik Aturan Aneh usai Insiden Konferensi Pers Hakimi dan Vinicius di Piala Dunia 2026
Mengapa Pemain Spanyol...
Mengapa Pemain Spanyol Tidak Menyanyikan Lagu Kebangsaan di Piala Dunia 2026?
Berita Terkini
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved