Senapan Jadi Hadiah Utama antara Vladimir Putin dan Kim Jong Un saat Bertemu

Jum'at, 15 September 2023 - 09:31 WIB
loading...
Senapan Jadi Hadiah...
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden Rusia Vladimir Putin menjalin aliansi yang kuat. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un saling menghadiahkan senapan ketika mereka bertemu di pusat ruang angkasa. Sementara pemimpin Rusia itu juga menghadiahkan rekannya dari Pyongyang sebuah sarung tangan dari pakaian luar angkasa kosmonot.

Dalam perjalanan dengan kereta lapis baja dari Korea Utara, Kim bertemu dengan Putin pada Rabu (13/9) di Kosmodrom Vostochny di wilayah Amur di Timur Jauh Rusia. Kedua pemimpin saling menyapa dengan hangat dengan jabat tangan selama 40 detik.

Ketika ditanya apakah keduanya telah bertukar hadiah? Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa Putin memberi Kim senapan berkualitas tinggi buatan Rusia dan sarung tangan dari pakaian antariksa yang telah berada di luar angkasa beberapa kali.

"Sebagai imbalannya, Kim memberi Putin senjata buatan Korea Utara, di antara hadiah lainnya," kata Peskov, dilansir Al Jazeera. "Presiden Rusia memberi [Kim] senapan produksi kami dengan kualitas terbaik. Sebagai imbalannya, dia juga menerima senapan buatan Korea Utara,” kata Peskov.

Putin sangat tertarik dengan kehidupan luar ruangan dan berburu, ia mengunggah banyak foto dirinya selama bertahun-tahun melakukan aktivitas luar ruangan di pedesaan Rusia bersama para pejabat senior lainnya.

Moskow juga mengkonfirmasi pada Kamis bahwa Putin dengan senang hati menerima undangan Kim untuk mengunjungi ibu kota Korea Utara, Pyongyang, yang sebelumnya diumumkan oleh televisi pemerintah Korea Utara.

Peskov mengatakan Moskow pertama-tama akan segera bersiap untuk mengirim Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov ke Pyongyang, dengan perjalanannya diperkirakan pada bulan Oktober, sebelum kunjungan Putin dapat diatur.

Ini akan menjadi perjalanan kedua Putin ke Korea Utara. Dia terakhir berkunjung pada Juli 2000 untuk bertemu mendiang ayah Kim, Kim Jong-il, hanya beberapa bulan setelah terpilih menjadi presiden. Kim terakhir kali mengunjungi Rusia pada tahun 2019.

Meskipun Putin kembali ke Moskow setelah pertemuan mereka pada hari Rabu, kunjungan Kim diperkirakan akan berlanjut selama beberapa hari lagi.

Baca Juga: 5 Isu Perundingan Kim Jong Un dan Vladimir Putin, dari Program Nuklir hingga Amunisi untuk Perang

Kantor beirta TASS melaporkan [ada Jumat (15/9/2023), Kim tiba di kota Komsomolsk-on-Amur di Timur Jauh Rusia untuk mengunjungi fasilitas tempat pembuatan jet tempur Rusia. TASS melaporkan bahwa Kim bertemu dengan gubernur regional dan pejabat lainnya di karpet merah di stasiun kereta api kota. Dia kemudian dibawa ke Pabrik Pesawat Komsomolsk-on-Amur, yang memproduksi pesawat tempur paling modern Rusia, termasuk Su-35 dan Su-57.

Kantor berita Rusia RIA Novosti menerbitkan sebuah video yang menunjukkan kereta lapis baja Kim berhenti di stasiun Komsomolsk-on-Amur ketika para pejabat Korea Utara menunggu di peron khusus. Tak lama kemudian, konvoinya keluar dari stasiun untuk mengunjungi pabrik pesawat.

Putin mengatakan kepada TV pemerintah Rusia sebelumnya bahwa Kim juga akan melakukan perjalanan ke Vladivostok untuk melihat armada Pasifik Rusia, sebuah universitas, dan fasilitas lainnya.

Di Korea Utara, media pemerintah memuji pertemuan puncak Kim dengan Putin sebagai pertemuan “bersejarah”.

Media Korea Selatan melaporkan bahwa para pejabat di Seoul sedang memantau apakah Korea Utara dan Rusia akan mengumumkan latihan militer bersama setelah pertemuan kedua pemimpin tersebut.

Ada kekhawatiran yang semakin besar mengenai peningkatan kerja sama militer antara Moskow dan Pyongyang karena delegasi Putin dan Kim mencakup tokoh-tokoh militer senior.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Korea Selatan Jeon Hak-kyou mengatakan “ada banyak prediksi seperti itu” mengenai hubungan militer yang lebih erat antara Putin dan Kim. “Sambil mengingat kemungkinan tersebut, [kami] akan terus memantaunya dengan cermat,” kata juru bicara tersebut, dilansir Kantor Berita Korea Selatan Yonhap.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Lagu Sedia Aku Sebelum...
Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan Viral di Australia, Gita Idgitaf Ungkap Sempat Tertekan
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved