Biden Berupaya Gagalkan Penyelidikan Pemakzulan oleh Partai Republik

Kamis, 14 September 2023 - 13:15 WIB
loading...
A A A
Calon presiden Partai Republik yang terdepan untuk pemilu 2024, Trump, adalah satu-satunya presiden yang dimakzulkan dua kali, dua kali bebas dari pemakzulan, dan dia adalah orang pertama yang menghadapi tuntutan pidana dalam empat dakwaan terpisah, termasuk karena mencoba membatalkan pemilu 2020 yang dia dikalahkan Biden.

Semakin cepat semakin baik untuk mengejar Biden, menurut pendapat beberapa anggota parlemen dari Partai Republik.

“Saya harap kita bisa menyelesaikannya secepat mungkin,” ungkap anggota Parlemen James Comer, Partai Republik Kentucky, ketua Komite Pengawas yang memimpin penyelidikan pemakzulan.

Comer dan para pimpinan DPR lainnya yang terlibat dalam penyelidikan pemakzulan menuju ke Capitol pada Rabu malam dan menghabiskan hampir satu jam untuk memandu anggota Senat dari Partai Republik mencermati bukti-bukti yang menurut mereka telah mereka kumpulkan dalam delapan bulan terakhir.

Pemimpin Partai Republik di Senat, Mitch McConnell, telah memperingatkan DPR agar tidak melakukan pemakzulan.

Senator Partai Republik Mitt Romney dari Utah, setelah mengumumkan bahwa dia tidak akan mencalonkan diri kembali pada 2024, mengatakan kepada wartawan pada Rabu sore, “Saya belum mendengar tuduhan apa pun tentang sesuatu yang akan mencapai tingkat kejahatan tingkat tinggi dan pelanggaran ringan.”

Namun John Thune dari South Dakota, anggota Senat Partai Republik nomor dua, mengatakan, “Pengarahan yang dilakukan anggota DPR membuatnya merasa ada cukup banyak asap di sana sehingga ada pertanyaan yang sah.”

Senator Partai Republik Lindsey Graham dan senator lainnya mengatakan mereka mendesak para ketua DPR untuk memperkuat proses tersebut dengan mengadakan pemungutan suara di DPR untuk melanjutkan penyelidikan.

“Saya pikir mereka akan lebih baik jika melakukan pemungutan suara. Hal ini memberikan lebih banyak legitimasi,” ujar Graham dari South Carolina.

Dengan tidak adanya pemungutan suara untuk memulai penyelidikan, penyelidikan pemakzulan dilakukan tanpa aturan dasar resmi yang disetujui DPR.

Hal ini memungkinkan Partai Republik melakukan penyelidikan dengan cara yang menurut Partai Demokrat tidak selalu transparan, dan hanya memberikan sebagian informasi kepada publik.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Kaya Emas, Pulau Ini...
Kaya Emas, Pulau Ini Berpotensi Diambil Alih oleh Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved