Kasus Pelecehan Seksual Melibatkan Gereja Katolik di Swiss seperti Puncak Gunung Es

Rabu, 13 September 2023 - 04:45 WIB
loading...
A A A
“Mengingat apa yang kami ketahui dari penelitian mengenai angka gelap kejahatan, kami berasumsi bahwa hanya sebagian kecil kasus yang pernah dilaporkan,” kata Dommann dan Meier, dilansir BBC.

Lebih dari setengah kasus yang teridentifikasi terjadi pada saat kasus pastoral sedang berlangsung – khususnya pada saat pengakuan dosa, kebaktian altar dan pendidikan agama di klub dan asosiasi anak-anak.

Sebanyak 30% pelecehan ditemukan dilakukan di lembaga-lembaga termasuk panti asuhan Katolik, sekolah harian, dan sekolah berasrama.

Selain mendokumentasikan kasus-kasus pelecehan seksual, para peneliti juga mengamati bagaimana pejabat Gereja menangani kasus-kasus ini dan mengatakan bahwa banyak kasus yang “dirahasiakan, ditutup-tutupi atau disepelekan”.

Laporan mereka mengkritik berbagai pejabat, termasuk para uskup, karena tidak berbuat lebih banyak untuk membantu mereka yang terkena dampak.

Para ulama yang dituduh melakukan pelecehan ditemukan telah “secara sistematis” dipindahkan ke jabatan lain oleh mereka yang memiliki posisi berkuasa, terkadang di luar negeri, untuk menghindari penuntutan.

“Dengan melakukan hal ini, kepentingan Gereja Katolik dan para pejabatnya diutamakan di atas kesejahteraan dan keselamatan umat paroki.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Ketika Raja Charles...
Ketika Raja Charles Terkagum-kagum dengan Masjid Cambridge: Saya Sangat Terkesan!
Rekomendasi
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved