Mengapa AS Menggugat Google karena Pelanggaran Anti-monopoli? Berikut 5 Alasannya

Selasa, 12 September 2023 - 06:15 WIB
loading...
A A A
Kasus ini secara luas dipandang sebagai salah satu tantangan terbesar bagi kekuatan industri teknologi sejak DOJ menggugat Microsoft pada tahun 1998 atas dominasi pasar komputer pribadi. Pengadilan dalam kasus tersebut menemukan bahwa Microsoft secara tidak sah mencoba memblokir browser saingannya, Netscape Navigator. Microsoft kemudian mencapai penyelesaian yang membuat perusahaan tetap utuh.

Sidang Google di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Columbia diperkirakan akan berlangsung sekitar 10 minggu. Hakim diperkirakan baru akan mengambil keputusan pada tahun 2024.

Baca Juga: Ikuti Langkah Australia dan Kanada, Malaysia Minta Meta dan Google Bayar Konten Berita

5. Ditangani Hakim yang Anti-monopoli

Mengapa AS Menggugat Google karena Pelanggaran Anti-monopoli? Berikut 5 Alasannya

Foto/Reuters

Hakim Distrik AS Amit Mehta diangkat menjadi hakim pada tahun 2014 oleh Presiden Barack Obama setelah berkarir sebagai pengacara swasta di Washington.

Dia telah mengawasi beberapa perselisihan antimonopoli besar. Pada tahun 2015, Mehta memblokir merger Sysco Corp senilai USD3,5 miliar dengan US Foods.

Mehta baru-baru ini memimpin persidangan Peter Navarro, mantan penasihat Donald Trump yang dihukum pada 7 September karena menghina Kongres. Mehta pada bulan Mei menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara kepada pendiri Oath Keepers, Stewart Rhodes, atas perannya dalam penyerangan di US Capitol pada 6 Januari 2021.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Trump Sebut Aset Iran...
Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran
Rekomendasi
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved