Kenapa Efektivitas Serangan Balasan Ukraina ke Rusia Hanya Tersisa 30 Hari Lagi?

Minggu, 10 September 2023 - 17:09 WIB
loading...
A A A
“Anda harus melihat fakta bahwa perekonomian [Rusia] berada di bawah tekanan, sanksi memiliki dampak yang lebih besar. Rusia tidak memiliki banyak mitra internasional," katanya.

“Telah kehilangan setengah juta orang yang meninggalkan negara ini. Setidaknya ada satu juta lagi yang ingin meninggalkan negara ini."

“Mereka kesulitan mendapatkan cukup orang untuk terus mendukung perang,” katanya.

Mengenai Donald Trump, Jenderal Milley mengatakan kesetiaan militer AS adalah “pada konstitusi”, ketika ditanya apakah mereka akan melayani panglima tertinggi yang berada di penjara.

Donald Trump, yang berharap menjadi kandidat Partai Republik pada pemilu AS 2024, menghadapi berbagai tuntutan pidana yang dapat membuatnya dipenjara jika terbukti bersalah.

“Kami bersumpah pada sebuah dokumen, konstitusi Amerika Serikat,” katanya.

"Jadi kami akan selalu setia pada konstitusi itu, siapa pun yang menduduki Gedung Putih."

Dia mengatakan militer akan mematuhi semua perintah sah dari siapa pun presiden Amerika Serikat yang terpilih.

Jenderal Milley sendiri tidak mau terjun ke dunia politik, dan mengatakan dia akan "mencalonkan diri sebagai kakek terbaik" ketika dia pensiun dalam beberapa minggu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Nyaris Telanjang, Ivana...
Nyaris Telanjang, Ivana Knoll Bikin Gempar Piala Dunia 2026
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Berita Terkini
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Infografis
Akhirnya, Ukraina Sepakati...
Akhirnya, Ukraina Sepakati Gencatan Senjata 30 Hari dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved