5 Bukti Kedekatan Rusia dan Myanmar, dari Pasokan Su-30 hingga Dukungan Program Nuklir

Minggu, 10 September 2023 - 20:25 WIB
loading...
A A A
Perjanjian antar pemerintah antara kedua negara pertama kali ditandatangani pada bulan Februari. Berdasarkan perjanjian ini, kedua negara sepakat untuk berupaya mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir kecil dan “penggunaan energi atom secara damai”.

Spassky juga mengadakan pertemuan dengan Menteri Sains dan Teknologi Myo Thein Kyaw dan Menteri Elektrifikasi Taung Khan. Menurut Rosatom, pertemuan-pertemuan ini berfokus pada “pembangunan unit tenaga berdasarkan rancangan Rusia dan pengembangan infrastruktur nuklir” di Myanmar.

Dalam pertemuan tersebut, “laporan studi pra-kelayakan proyek pembangkit listrik tenaga panas yang dilakukan berdasarkan nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Kementerian Tenaga Listrik dan Rosatom pada bulan November 2022 dipresentasikan oleh Rosatom kepada Kementerian Tenaga Listrik.”

Bulan lalu Pemerintah Inggris mengumumkan bahwa mereka akan memberikan sanksi kepada Rosatom sebagai bagian dari serangkaian sanksi setelah invasi Rusia ke Ukraina. Pemerintah AS juga telah memberikan sanksi kepada Rosatom. Prancis mendapat sorotan karena kelanjutan hubungannya dengan perusahaan nuklir tersebut, termasuk deklarasi kerja sama penelitian bersama yang ditandatangani pada tahun 2021.

5. Mendapatkan Pasokan Senjata

5 Bukti Kedekatan Rusia dan Myanmar, dari Pasokan Su-30 hingga Dukungan Program Nuklir

Foto/Reuters

Menghadapi sanksi internasional, rezim Myanmar telah memperdalam kerja sama bilateral dengan Moskow.

Rusia adalah pemasok senjata terbesar bagi Myanmar sejak kudeta, pelapor khusus PBB untuk Myanmar Tom Andrews mengatakan dalam laporannya, “Perdagangan Kematian Miliaran Dolar: Jaringan Senjata Internasional yang Memungkinkan Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Myanmar.”

Rezim Myanmar telah mengimpor senjata dan material terkait senilai setidaknya USD1 miliar sejak kudeta tahun 2021, dan lebih dari USD400 juta di antaranya, sebagian besar untuk jet tempur, diimpor dari Rusia.

Moskow menggunakan mortir 120 mm yang diproduksi militer Myanmar dalam perangnya di Ukraina.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Rusia Ngamuk Bombardir...
Rusia Ngamuk Bombardir Ukraina, 10 Orang Tewas, Lebih dari 100 Terluka
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN, Termasuk Kapal Malaysia yang Batal Miliki NSM
Putin Ragu Drone Rusia...
Putin Ragu Drone Rusia Serang Negara NATO, Presiden Rumania Sodorkan Bukti
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Negaranya Dihujani Rudal...
Negaranya Dihujani Rudal dan Drone, Kuwait Usir 2 Diplomat Iran
Rekomendasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved