alexametrics

Rusia Kecam Sanksi Baru UE, Ancam Respon Keras

loading...
Rusia Kecam Sanksi Baru UE, Ancam Respon Keras
Kementerian Luar Negeri Rusia melemparkan kecaman keras atas sanksi baru yang dijatuhkan Uni Eropa (UE) terkait dugaan serangan siber yang dilakukan Moskow. Foto/Ist
A+ A-
MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia melemparkan kecaman keras atas sanksi baru yang dijatuhkan Uni Eropa (UE) terkait dugaan serangan siber yang dilakukan Moskow. Rusia mengatakan, mereka akan merespon dengan tegas sanksi tersebut.

"Keputusan Dewan Eropa untuk memberlakukan pembatasan sepihak terhadap warga negara dan warga Rusia, China dan Korea Utara (Korut) menyebabkan kegemparan dan penyesalan. Sekali lagi, tidak ada bukti, semuanya dilakukan dengan dalih penemuan keterlibatan dalam beberapa serangan siber yang terjadi di masa lalu," kata Kementerian Luar Negeri Rusia.

(Baca juga: Pos Polisi di Papua Diserang, 3 Personel Terluka dan Pelaku Tewas Ditembak)

"Motivasi politik dari langkah ini jelas. Langkah UE yang tidak ramah tentu tidak akan dibiarkan tanpa tanggapan. Seperti yang kita semua tahu, diplomasi adalah tentang timbal balik," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (1/8/2020).



Sebelumnya diwartakan, UE menjatuhkan sanksi terhadap total sembilan individu dan entitas dari ketiga negara tersebut.

Sanksi tersebut dijatuhkan berdasarkan kerangka kerja yang ditetapkan setahun yang lalu, tetapi tidak pernah diterapkan sebelum mengizinkan UE untuk menerapkan tindakan pembatasan yang ditargetkan untuk mencegah dan menanggapi serangan dunia maya.



"Orang-orang dan entitas atau badan tersebut bertanggung jawab untuk, memberikan dukungan untuk atau terlibat dalam, atau memfasilitasi serangan cyber atau upaya serangan siber," sambungnya.

(Baca juga: Inggris Sambut Baik Sanksi UE Terhadap Rusia, China, dan Korut)

Menurut UE, seperti dilansir Tass pada Jumat (31/7/2020), ini termasuk upaya serangan siber terhadap OPCW dan serangan siber yang secara publik dikenal sebagai "WannaCry" dan "NotPetya", serta "Operation Cloud Hopper".
(esn)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak