Seret Penumpang hingga Berdarah-darah, United Airlines Digugat

Kamis, 13 April 2017 - 09:51 WIB
Seret Penumpang hingga...
Seret Penumpang hingga Berdarah-darah, United Airlines Digugat
A A A
NEW YORK - Dr David Dao, penumpang yang diseret dari tempat duduknya di pesawat United Airlines oleh aparat keamanan maskapai kini mengajukan gugatan hukum. Gugatan diajukan melalui pengacara di New York bernama Paul Callan.

Insiden di Bandara Internasional O’Hare, Chicago, Amerika Serikat (AS) itu telah menuai kecaman hebat dari publik melalui media sosial. Tindakan aparat maskapai dianggap kejam terhadap penumpang bertiket yang menolak permintaan turun karena kondisi pesawat dinyatakan overbooked.

Pengacara Dao mengajukan permintaan darurat kepada pengadilan negara bagian Illinois untuk memerintahkan meminta operator setempat agar mengamankan rekaman video, rekaman suara kokpit, daftar kru dan penumpang dan bukti lain terkait insiden itu.

Baca:
Penumpang United Airlines Diseret Aparat hingga Berdarah-darah


Departemen Penerbangan Chicago mengatakan bahwa dua aparat keamanan yang terlibat dalam pengusiran paksa Dao pada 9 April lalu telah diskors. Dao diseret dari tempat duduknya di pesawat United Airlines yang hendak menuju Louisville, Kentucky.

Sang pengacara, Paul Callan, mengatakan kemarahan publik atas perlakuan terhadap kliennya akan mendorong maskapai untuk melakukan penyelesaian masalah ini secara cepat.

”Karena United memiliki seperti masalah terkait PR (public relation), hal ini memiliki nilai yang jauh lebih besar dari kasus seperti biasanya,” katanya, seperti dilansir Reuters, Kamis (13/4/2017).

CEO United Airlines Oscar Munoz pada hari Rabu telah meminta maaf kepada Dao, keluarganya dan semua pelanggan di pesawat saat insiden terjadi. Dalam sebuah wawancara dengan ABC News, dia berjanji bahwa perusahaannya tidak akan lagi menggunakan aparat penegak hukum untuk menurunkan penumpang dari penerbangan yang overbooked.

”Ini tidak akan, tidak akan pernah terjadi lagi,” kata Munoz. Bos maskapai AS itu telah berada di bawah tekanan publik akibat video perlakukan aparat keamanan maskapai terhadap Dao. Publik bahkan menyerukan agar United Airlines diboikot.

Dalam cuplikan video, Dao diseret paksa para aparat keamanan maskapai dengan kondisi acak-acakan dan mengalami pendarahan di mulut. Dia tetap menolak diturunkan karena merasa jadi penumpang yang sah.”Bunuh saja aku, bunuh aku,” teriak Dao saat insiden terjadi.

Penumpang itu telah dibawa ke rumah sakit. Namun, pengacaranya menyatakan dia sudah pulih dari cedera.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
43 menit yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
1 jam yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
2 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
4 jam yang lalu
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
5 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved