5 Fakta Rustem Umerov, Menteri Pertahanan Baru Ukraina yang Ditunjuk Saat Perang

Jum'at, 08 September 2023 - 13:30 WIB
loading...
A A A

2. Seorang Poliglot


Rustem Umerov dikatakan sebagai seorang poliglot atau orang yang mahir menggunakan banyak bahasa. Saat berada di asrama elit, dia mempelajari sekitar lima bahasa berbeda.

Di antaranya seperti Ukraina, Tatar, Rusia, Turki, dan Inggris. Kelebihannya ini menjadi salah satu nilai tambah pada perjalanan kariernya ketika beranjak dewasa.

Tercatat, Umerov pernah menjadi bagian dari Program Pertukaran Pemimpin Masa Depan yang dijalankan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Saat itu, dia dikirim ke AS sebelum bergabung dengan European Youth Parliament.

3. Riwayat Karier


Umerov memiliki gelar sarjana di bidang ekonomi dan master di keuangan. Dia memulai kariernya dengan bekerja di sektor swasta, tepatnya bersama salah satu operator seluler kenamaan Ukraina.

Pada tahun 2013, Umerov mendirikan perusahaan investasi bernama ASTEM. Saat Rusia menduduki Krimea, dia juga menjadi penasihat pemimpin Majelis Tatar Krimea, Mustafa Dzhemilev.

Karier politik Umerov dimulai tahun 2019. Waktu itu, dia terpilih sebagai anggota parlemen dari partai politik liberal.

Sejak tahun 2020, dia juga menjadi anggota gugus tugas pemerintah Ukraina yang menjalankan strategi untuk mengakhiri pendudukan Krimea.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
Iran Menggila! Markas...
Iran Menggila! Markas Jet Tempur F-18 AS di Pangkalan Udara Al-Azraq Yordania Dibombardir
Trump Enggan Beri Target...
Trump Enggan Beri Target Waktu untuk Iran: Mereka Sudah Paham!
Rekomendasi
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Berita Terkini
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved