Mengapa Ideologi Xi Jinping Makin Populer? Ini 4 Alasannnya

Jum'at, 08 September 2023 - 05:35 WIB
loading...
A A A
Meskipun ideologi komunis mungkin tidak tampak relevan dengan perbankan atau keuangan dan perdagangan internasional, bank-bank dan perusahaan-perusahaan milik negara China memiliki hubungan erat dengan Beijing dan tunduk pada pengawasan dan pengaruh yang ketat.

Demikian pula, bukanlah hal yang aneh bagi warga negara China untuk menjadi anggota PKC, yang secara resmi terpisah dari pemerintah – meskipun perbedaan tersebut telah memudar di bawah pemerintahan Xi.

Tahun lalu, total keanggotaan Partai Komunis China secara resmi mencapai 96,71 juta orang – sekitar 7 persen dari populasi negara tersebut.

"Mempelajari tulisan-tulisan Xi adalah praktik yang sedang berlangsung di seluruh sel Partai Komunis China," kata Carsten Holz, seorang Profesor Ilmu Sosial di Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong.

Para bankir papan atas dan pegawai tingkat tinggi lainnya kemungkinan besar adalah anggota partai, kata Holz, yang berarti mereka mungkin sudah mempelajari Pemikiran Xi Jinping bahkan sebelum arahan bulan April.

“Bank sebagian besar adalah lembaga keuangan milik negara dan yang terbesar dulunya merupakan bagian dari pemerintah. Mereka sadar bahwa mereka lebih mirip dengan birokrat pemerintah daripada bankir tradisional,” kata seorang analis sektor swasta yang berbasis di Hong Kong mengatakan kepada Al Jazeera tanpa menyebut nama.

“Mereka hampir pasti sudah mendapat pelatihan ideologis sebelumnya. Jadi [sekarang], ini mungkin lebih dari sebelumnya dan lebih berpusat pada satu orang, tapi ini jelas bukan pertama kalinya mereka di rodeo,” kata analis tersebut.

3. Tidak Mengajarkan Takhayul

Mengapa Ideologi Xi Jinping Makin Populer? Ini 4 Alasannnya

Foto/Reuters

"Meskipun sesi belajar Pemikiran Xi Jinping tidak memiliki analogi yang nyata di dunia Barat, fungsinya agak mirip dengan kegiatan seperti belajar Alkitab," kata Andy Mok, peneliti senior di Pusat Tiongkok dan Globalisasi di Beijing.

Mok menggambarkan Pemikiran Xi Jinping sebagai persilangan antara “kerangka moral” dan “agama negara”, tanpa unsur takhayul, sehingga peserta sesi belajar akan mendiskusikan bagaimana menerapkan tulisan-tulisan tersebut dalam kehidupan dan praktik bisnis mereka.

Dalam kasus perbankan, katanya, praktiknya serupa dengan banyak negara Islam yang memelopori keuangan Islam.

“Mengapa bank-bank China mempelajari Pemikiran Xi Jinping? Saya pikir salah satu alasannya adalah Pemikiran Xi Jinping, tentu saja, merupakan ideologi politik, tetapi mungkin lebih dalam dan lebih luas dari itu,” kata Mok kepada Al Jazeera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Perkuat Akuntabilitas...
Perkuat Akuntabilitas Keuangan Daerah, BSKDN Libatkan Akademisi dalam Validasi IPKD
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
Infografis
Ini Penjelasan Mengapa...
Ini Penjelasan Mengapa Hajar Aswad di Kakbah Berwarna Hitam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved