5 Sistem Rudal Anti-Pesawat Terbaik Dunia, Salah Satunya untuk Menginvasi Ukraina

Selasa, 05 September 2023 - 13:41 WIB
loading...
A A A
Sistem kerja S-400 mengintegrasikan radar multifungsi, sistem deteksi dan penargetan otonom, sistem rudal anti-pesawat, hingga pusat komando kontrol. Bersama bekal dan perlengkapan yang disematkan, sistem rudal ini bisa menyerang semua jenis target udara, termasuk pesawat terbang, drone, hingga rudal balistik dalam jarak 400 km dan ketinggian hingga 30 km.

2. MIM-104 Patriot


MIM-104 Patriot adalah sistem pertahanan udara andalan Angkatan Darat Amerika Serikat. Pengembangannya telah dimulai sejak 1961 sebagai Army Air Defense System for the 1970s (AADS-70s).

Awalnya, Patriot dirancang sebagai sistem rudal anti-pesawat. Namun, seiring pengembangannya, varian terbarunya tampil dengan lebih canggih yang mampu menghantam rudal balistik, rudal jelajah, hingga amunisi lain yang berkeliaran di area jangkauannya.

Saat ini, terdapat sekitar 18 negara termasuk Amerika Serikat yang menggunakan Patriot. Beberapa negara pengguna terbaru seperti Rumania dan Swedia mulai menerimanya pada 2020 dan 2021.

3. SAMP/T


Sistem rudal pertahanan udara SAMP/T dikembangkan oleh EUROSAM. Mengutip Military Today, persenjataan ini dikerahkan secara operasional oleh Prancis dan Italia pada 2011.

Fungsi utama SAMP/T adalah melindungi pasukan dan berbagai aset strategis. Sistem pertahanan ini mampu menyerang pesawat musuh serta berbagai rudal, termasuk rudal jelajah hingga rudal anti-radiasi.

Lebih jauh, SAMP/T dapat diadaptasi dengan berbagai radar jarak jauh. Jangkauan deteksinya mencapai 300-400 km jika menggunakan radar Thales GM400.

4. HQ-9


Sistem rudal terbaik di dunia berikutnya adalah Hong Qi 9 (HQ-9). Sistem pertahanan udara jarak jauh ini dikembangkan China Precision Machinery Import & Export Corporation (CPMIEC).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Lagi, Houthi Serang...
Lagi, Houthi Serang Kapal Tanker Saudi di Laut Merah
Rekomendasi
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
Berita Terkini
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved