Soal Kesepakatan Biji-bijian Baru, Ini Kata Putin
Selasa, 05 September 2023 - 01:28 WIB
loading...
A
A
A
Putin menyatakan, terlepas dari kesepakatan tersebut, Rusia tetap berkomitmen mengekspor pupuk dan produk pertanian lainnya guna menstabilkan pasar dunia. Dia mengumumkan bahwa Moskow bermaksud mengirim 1 juta ton gandum dengan “harga istimewa” untuk diproses di Türkiye dan selanjutnya diangkut secara gratis ke negara-negara termiskin di dunia.
Ia menambahkan, Moskow berharap inisiatif ini mendapat dukungan dari pemerintah Qatar yang juga telah menyatakan kesediaannya membantu negara-negara berkembang.
Presiden Rusia itu menambahkan bahwa Rusia hampir menyelesaikan kesepakatan dengan enam negara Afrika mengenai pengiriman produk pertanian gratis, dan mencatat bahwa negosiasi sedang dalam tahap akhir dan pengiriman dapat dimulai dalam beberapa minggu seperti dilansir dari RT, Selasa (5/9/2023).
Pengumuman ini muncul menyusul laporan bahwa PBB telah menyarankan untuk menghubungkan kembali pemberi pinjaman pertanian Rusia Rosselkhozbank ke sistem pesan antar bank SWIFT, dalam upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan biji-bijian di Laut Hitam.
Baca Juga: Begini Taktik Ukraina Berhasil Tembus Garis Pertahanan Rusia
Rusia menghentikan partisipasinya dalam inisiatif yang ditengahi PBB dan Turki pada pertengahan Juli setelah menuduh Barat gagal memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian tersebut.
Ia menambahkan, Moskow berharap inisiatif ini mendapat dukungan dari pemerintah Qatar yang juga telah menyatakan kesediaannya membantu negara-negara berkembang.
Presiden Rusia itu menambahkan bahwa Rusia hampir menyelesaikan kesepakatan dengan enam negara Afrika mengenai pengiriman produk pertanian gratis, dan mencatat bahwa negosiasi sedang dalam tahap akhir dan pengiriman dapat dimulai dalam beberapa minggu seperti dilansir dari RT, Selasa (5/9/2023).
Pengumuman ini muncul menyusul laporan bahwa PBB telah menyarankan untuk menghubungkan kembali pemberi pinjaman pertanian Rusia Rosselkhozbank ke sistem pesan antar bank SWIFT, dalam upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan biji-bijian di Laut Hitam.
Baca Juga: Begini Taktik Ukraina Berhasil Tembus Garis Pertahanan Rusia
Rusia menghentikan partisipasinya dalam inisiatif yang ditengahi PBB dan Turki pada pertengahan Juli setelah menuduh Barat gagal memenuhi kewajibannya berdasarkan perjanjian tersebut.
Lihat Juga :