Mengenal Mossad, Badan Intelijen yang Dituding Menjual Suku Cadang Rusak oleh Iran

Senin, 04 September 2023 - 19:43 WIB
loading...
Mengenal Mossad, Badan...
Bendera Israel dengan latar kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Tudingan terhadap Mossad Israel adalah isu yang sering muncul dalam konflik antara Israel dan Palestina. Terutama berkaitan dengan program nuklir dan rudal Iran.

Iran sendiri menuduh Mossad berada di balik rencana untuk menyabotase industri pertahanan dan produksi rudalnya.

Negara tersebut mengklaim jika Mossad telah memasok suku cadang rusak berisi bahan peledak yang telah diatur untuk meledak dalam waktu tertentu.

Lantas, siapa itu Mossad yang dituduh menyabotase sistem pertahanan dan produksi rudal itu? Berikut ulasannya.

Mossad adalah badan intelijen nasional Israel yang bertanggung jawab atas pengumpulan intelijen, operasi rahasia, dan kontra-terorisme. Lembaga itu memiliki target terutama negara yang berada di dekatnya, seperti negara-negara Arab dan organisasi lain yang ada di seluruh dunia.

Mossad didirikan pada tanggal 13 Desember 1949 oleh Perdana Menteri Israel saat itu, David Ben-Gurion. Tujuannya yakni meningkatkan kerja sama antara layanan keamanan yang ada.

Baca juga: NATO Diprediksi Runtuh pada Tahun 2025, Ini Alasannya

Sejak awal pendiriannya, Mossad telah memiliki ribuan personel. Jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat seiring dengan kebutuhannya dalam menjaga keamanan wilayahnya.

Sebagai salah satu satuan yang bertugas secara rahasia, identitas Mossad tidak diketahui secara detail oleh masyarakat sipil. Meski begitu, struktur dari Mossad ini dapat diketahui oleh masyarakat secara umum.

Mossad terdiri dari beberapa divisi yang dipimpin direktur setara dengan jenderal mayor dalam Pasukan Pertahanan Israel. Direktur Mossad hanya bertanggung jawab kepada Perdana Menteri Israel dan tidak kepada Knesset.

Sejak awal berdirinya itu terdapat 13 perwira tinggi yang menjadi Kepala Intel Mossad. Namun tidak semua Kepala Intel Mossad tersebut dipublikasikan kepada khalayak umum.

Dilansir dari laman Irp.fas, beberapa perwira yang pernah menjadi kepala intel ini di antaranya seperti Mayor Jenderal Danny Yatom sebagai pengganti Direktur Mossad Shabtai Shavit, Danny Yatom yang digantikan oleh Ephraim Halevy dan terakhir diketahui Meir Dagan ditunjuk sebagai direktur Mossad pada tahun 2002.

Terlepas dari itu semua, Mossad sendiri telah melakukan modernisasi selama beberapa dekade terakhir ini. Ia memiliki situs web yang relatif ramah dan mengelola halaman Facebook untuk membantu perekrutan.

Profil Mossad sendiri telah mendapat dorongan dengan kesuksesan besar dari beberapa film thriller Israel di layanan streaming termasuk Fauda, The Spy, Tehran, False Flag dan masih banyak lagi yang lainnya.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Gedung Pusat Animasi...
Gedung Pusat Animasi Terbakar Tewaskan 15 Orang, Sebagian Besar Pelajar
Rekomendasi
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved