Rentetan Invasi Balik Ukraina ke Rusia, 24 Pesawat Militer Moskow Hancur dan Rusak

Minggu, 03 September 2023 - 14:26 WIB
loading...
Rentetan Invasi Balik...
Pesawat pengebom Tu-22M3 Rusia terbakar dan meledak di pangkalan Soltsy-2 setelah diserang drone tempur Ukraina. Foto/X via BBC
A A A
KYIV - Ketika Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022, Kyiv sebenarnya telah menginvasi balik namun intensitasnya kecil karena perang besar terjadi di wilayah Ukraina.

Selama 18 bulan invasi Moskow berlangsung atas perIntah Presiden Rusia Vladimir Putin, Kyiv tercatat telah meluncurkan sekitar sembilan kali invasi balik. Hasilnya, sekitar 24 pesawat militer Rusia hancur dan rusak.

Verstka, media independen berbahasia Rusia, telah menghitung efektivitas serangan terhadap target-target Rusia di luar wilayah Ukraina sejak dimulainya invasi besar-besaran Moskow pada 24 Februari 2022.

Baca Juga: Drone Ukraina Gempur 7 Pesawat Termasuk Bomber Tu-22 Moskow, Rusia Marah

Di saluran Telegramnya, Vertska mem-posting peta dan laporan yang mengatakan bahwa badan intelijen dan angkatan bersenjata Ukraina diduga telah melakukan setidaknya sembilan serangan yang berhasil terhadap pangkalan udara di wilayah Rusia, semenanjung Crimea yang dianeksasi, dan wilayah Minsk di Belarusia.

Militer Rusia jarang mengonfirmasi kerugian akibat invasi balik Ukraina. Sedangkan Kyiv terkadang menerapkan kebijakan ambigu dengan tidak mengonfirmasi serangan militernya di luar wilayah Ukraina.


Rentetan Invasi Balik Ukraina ke Rusia


25 Februari 2022


Vertska melaporkan serangan balik pertama Ukraina terjadi pada 25 Februari 2022, ketika sebuah pesawat angkut hancur di lapangan terbang Millerovo di selatan Oblast Rostov, baik karena drone atau rudal Tochka-U.

5 Desember 2022


Pada 5 Desember 2022, rentetan drone menyerang lapangan terbang Engels-2 dan Dyagilevo di wilayah Saratov dan Ryazan, Rusia. Gelombang serangan ini menyebabkan tiga pesawat rusak, termasuk dua pengebom strategis Tupolev Tu-95 dan satu pesawat pengebom strategis Tupolev Tu-22M3.

Serangan tersebut dianggap sebagai serangan yang kurang ajar mengingat Engels berjarak 700 kilometer dari Ukraina, sedangkan pangkalan Dyagilevo berjarak sekitar 400 mil.

28 Februari 2023


Pesawat pendeteksi radar jarak jauh A-50 Rusia di lapangan terbang militer Machulishchi dekat Minsk, Belarusia, jadi target serangan drone pada 28 Februari 2023. Drone penyerang berjenis quadcopter.

Mei 2023


Pada bulan Mei 2023, drone Ukraina menyerang sebuah lapangan terbang di desa Seshcha di wilayah Bryansk, merusak sebuah pesawat angkut Antonov An-124.

Agustus

Pada 19, 21, 29, dan 30 Agustus 2023, lapangan udara Rusia di wilayah Novgorod, Kaluga dan Pskov diserang segerombolan drone Ukraina.

Di Pskov, dekat perbatasan Rusia dengan negara-negara Baltik, empat pesawat angkut Ilyushin IL-76 dan pesawat lain yang tidak disebutkan namanya rusak atau hancur pada hari Rabu, memicu kemarahan dari media pro-Kremlin.

Belarusia bukan peserta langsung dalam perang Rusia dan Ukraina, namun pemimpinnya yang juga sekutu Putin; Alexander Lukashenko, telah mengizinkan wilayah Belarusia digunakan Rusia untuk melancarkan serangan terhadap Ukraina.

“Secara total, setidaknya 24 pesawat militer Rusia hancur atau rusak, di wilayah di luar wilayah Ukraina," tulis Vertska, Minggu (3/9/2023), mengutip data sumber terbuka, media lokal, dan laporan Kementerian Pertahanan Rusia.

Sebagian besar rinciannya telah dilaporkan secara luas, namun peta yang diterbitkan Vertska memberikan gambaran visual yang menarik tentang cakupan serangan terhadap sasaran Rusia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved