Misteri Mayat Lady of the Dunes Akhirnya Terbongkar setelah 50 Tahun
Minggu, 03 September 2023 - 10:54 WIB
loading...
A
A
A
“Berdasarkan penyelidikan atas kematian Nyonya Terry, telah ditentukan bahwa Tuan Muldavin bertanggung jawab atas kematian Nyonya Terry pada tahun 1974,” kata kantor kejaksaan dalam sebuah pernyataan, saat mereka mengumumkan bahwa kasus tersebut ditutup.
Muldavin sendiri telah meninggal dunia pada tahun 2002, tanpa pernah menjalani hukuman atau diadili atas pembunuhan istrinya.
Polisi belum mengungkapkan bagaimana mereka mengetahui bahwa dialah pembunuhnya, atau keadaan sebenarnya yang menyebabkan kematian Ruth.
Muldavin pernah menjadi pedagang barang antik sukses yang juga seorang seniman, aktor dan penyair, menurut berita kematiannya, dan meninggal pada tahun 2002 pada usia 78 tahun di Salinas, California, setelah lama sakit.
Dia berusia 52 tahun saat dia membunuh istrinya.
Muldavin sebelumnya menjadi fokus penyelidikan atas pembunuhan salah satu mantan istri dan putri tirinya di Seattle pada tahun 1960, namun tidak pernah didakwa atas pembunuhan mereka.
Laporan berita pada saat itu menunjukkan bahwa, setelah perempuan tersebut hilang, sisa-sisa tubuh manusia ditemukan di tangki septik rumah keluarga tersebut.
Muldavin ditangkap FBI dan didakwa melakukan penerbangan melanggar hukum karena tidak memberikan kesaksian terkait mutilasi jenazah.
Dia kemudian dinyatakan bersalah atas pencurian besar-besaran, tetapi hukumannya ditangguhkan setelah 15 bulan penjara, menurut The Seattle Times.
Ruth Marie Terry akan berusia 85 tahun jika dia masih hidup sampai sekarang.
Anggota keluarga, Jan Terry, menggambarkannya sebagai orang yang cantik dan penuh perhatian.
“Dia mencintai keluarganya dan keluarganya mencintainya,” katanya kepada NBC10.
“Dia adalah orang yang berjiwa bebas,” imbunhnya.
Ketika putranya Richard ditanya apakah dia telah menemukan kedamaian setelah kasusnya ditutup, dia membenarkan hal itu.
“Ya sebenarnya ada. Fakta bahwa kami menemukannya dan dia tidak hilang lagi,” katanya.
“Aku hanya berharap aku bisa bertemu dengannya sekali saja,” ungkapnya.
Meskipun kasus ini menyedihkan, keluarga Ruth mengatakan mereka sangat bersyukur bahwa dia tidak pernah dilupakan.
Baca Juga: Misteri Penerbangan Terbesar Sepanjang Masa, Apa yang Terjadi dengan MH370?
Muldavin sendiri telah meninggal dunia pada tahun 2002, tanpa pernah menjalani hukuman atau diadili atas pembunuhan istrinya.
Polisi belum mengungkapkan bagaimana mereka mengetahui bahwa dialah pembunuhnya, atau keadaan sebenarnya yang menyebabkan kematian Ruth.
Muldavin pernah menjadi pedagang barang antik sukses yang juga seorang seniman, aktor dan penyair, menurut berita kematiannya, dan meninggal pada tahun 2002 pada usia 78 tahun di Salinas, California, setelah lama sakit.
Dia berusia 52 tahun saat dia membunuh istrinya.
Muldavin sebelumnya menjadi fokus penyelidikan atas pembunuhan salah satu mantan istri dan putri tirinya di Seattle pada tahun 1960, namun tidak pernah didakwa atas pembunuhan mereka.
Laporan berita pada saat itu menunjukkan bahwa, setelah perempuan tersebut hilang, sisa-sisa tubuh manusia ditemukan di tangki septik rumah keluarga tersebut.
Muldavin ditangkap FBI dan didakwa melakukan penerbangan melanggar hukum karena tidak memberikan kesaksian terkait mutilasi jenazah.
Dia kemudian dinyatakan bersalah atas pencurian besar-besaran, tetapi hukumannya ditangguhkan setelah 15 bulan penjara, menurut The Seattle Times.
Ruth Marie Terry akan berusia 85 tahun jika dia masih hidup sampai sekarang.
Anggota keluarga, Jan Terry, menggambarkannya sebagai orang yang cantik dan penuh perhatian.
“Dia mencintai keluarganya dan keluarganya mencintainya,” katanya kepada NBC10.
“Dia adalah orang yang berjiwa bebas,” imbunhnya.
Ketika putranya Richard ditanya apakah dia telah menemukan kedamaian setelah kasusnya ditutup, dia membenarkan hal itu.
“Ya sebenarnya ada. Fakta bahwa kami menemukannya dan dia tidak hilang lagi,” katanya.
“Aku hanya berharap aku bisa bertemu dengannya sekali saja,” ungkapnya.
Meskipun kasus ini menyedihkan, keluarga Ruth mengatakan mereka sangat bersyukur bahwa dia tidak pernah dilupakan.
Baca Juga: Misteri Penerbangan Terbesar Sepanjang Masa, Apa yang Terjadi dengan MH370?
(ian)
Lihat Juga :