Dari Puncak Kekuasaan ke Belenggu Penjara: 6 Pemimpin Negara yang Dijebloskan Tahanan

Kamis, 31 Agustus 2023 - 16:25 WIB
loading...
A A A
Meskipun kontroversi mengelilingi kasus ini, hukuman penjara Lula mencerminkan bagaimana sistem hukum berlaku bahkan terhadap pemimpin yang dihormati.

3. Ehud Olmert (Israel)


Ehud Olmert, mantan Perdana Menteri Israel, adalah salah satu dari sedikit mantan pemimpin negara yang dihukum penjara atas tindak pidana korupsi.

Dari Puncak Kekuasaan ke Belenggu Penjara: 6 Pemimpin Negara yang Dijebloskan Tahanan


Dia dihukum pada tahun 2014 karena menerima suap saat menjabat sebagai Wali Kota Yerusalem dan Menteri Perdagangan dan Industri.

Hukuman ini menegaskan prinsip bahwa tidak ada yang dikecualikan dari akuntabilitas hukum, termasuk para pemimpin politik yang berpengaruh.

4. Park Geun-hye (Korea Selatan)


Mantan Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, menjadi wanita pertama yang memimpin negaranya dan yang kemudian juga menjadi mantan pemimpin yang dijatuhi hukuman penjara.

Dari Puncak Kekuasaan ke Belenggu Penjara: 6 Pemimpin Negara yang Dijebloskan Tahanan


Dia dijatuhi hukuman 24 tahun penjara pada tahun 2018 karena terlibat dalam skandal korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Kasus Park menggarisbawahi perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan.

5. Hosni Mubarak (Mesir)


Hosni Mubarak, mantan Presiden Mesir yang memerintah selama hampir tiga dekade, juga menjadi contoh pemimpin yang mengalami perjalanan dari kekuasaan ke penjara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Wow, Putin Ngobrol dengan...
Wow, Putin Ngobrol dengan Presiden Belarusia Lukashenko 24 Jam Lebih
Rekomendasi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
Berita Terkini
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved