Rusia: Semakin Sedikit Tentara AS, Eropa Semakin Aman

Jum'at, 31 Juli 2020 - 12:36 WIB
loading...
Rusia: Semakin Sedikit...
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov meyakini bahwa semakin sedikit keberadaan tentara Amerika Serikat (AS) di Eropa, maka akan semakin baik. Foto/Ist
A A A
MOSKOW - Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov yakin bahwa Rusia tidak menghadirkan ancaman bagi negara-negara Eropa. Oleh karena itu, dia meyakini bahwa semakin sedikit keberadaan tentara Amerika Serikat (AS) di Eropa, maka akan semakin baik.

"Kami tidak pernah menyembunyikan bahwa semakin sedikit tentara AS di benua Eropa, maka Eropa akan lebih tenang," kata Peskov dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Tass pada Jumat (31/7/2020).

( Baca juga: 9 Heli Water Bombing asal Rusia dan Amerika Siaga Atasi Karhutla di Sumsel )

"Posisi kami ini sudah terkenal, terutama karena setelah berakhirnya kebuntuan blok Perang Dingin, tidak ada bahaya nyata atau ancaman dan ancaman sesaat dapat dibuat sebanyak yang Anda suka," sambungnya.

Berbicara tentang rencana AS untuk menarik hampir 12 ribu tentara AS dari Jerman, Peskov menyebut keputusan ini urusan internal AS dan masalah hubungan bilateral antara Washington dan Berlin. "Kami tidak akan mengganggu hubungan ini atau mengomentari mereka dengan cara apa pun," ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Rekomendasi
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved