Tembak Jatuh Pesawat Ukraina, Iran Bersedia Bayar Kompensasi

Jum'at, 31 Juli 2020 - 06:57 WIB
loading...
Tembak Jatuh Pesawat...
Gambar rekaman video rudal Iran saat menjatuhkan pesawat penumpang Ukraina pada 8 Januari 2020. Foto/New York Times
A A A
TEHERAN - Pemerintah Iran bersedia membayar kompensasi atas tindakan militernya yang menembak jatuh pesawat sipil Ukraina pada Januari lalu. Pesawat Ukraine International Airlines 752 ditembak jatuh dengan rudal yang menyebabkan 176 orang di dalamnya tewas.

Kesediaan Teheran membayar kompensasi disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Abbas Mousavi pada hari Kamis.

"Iran setuju untuk membayar kompensasi atas pesawat itu, tetapi implementasi masalah ini akan memakan waktu dan memiliki berbagai aspek dari sudut pandang teknis dan hukum," kata Mousavi yang dilansir kantor berita IRNA, Jumat (31/7/2020).

Dia menegaskan bahwa Teheran telah menerima pertanggungjawaban atas tragedi pesawat sipil tersebut, di mana banyak penumpang di pesawat yang jatuh itu adalah warga Iran. (Baca: Iran Merudal Pesawat Ukraina: Bantah Dulu, Akui Kemudian.... )

Sebelumnya, muncul laporan-laporan yang menyatakan bahwa Ukraina dan delegasi Iran di Kiev sedang bernegosiasi mengenai kompensasi atas kehancuran pesawat Boeing 737-800 tersebut.

Pesawat itu ditembak jatuh pada 8 Januari tak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomeini Teheran.

Iran kemudian mengaku bertanggung jawab atas tragedi itu, dengan mengatakan bahwa pesawat itu ditembak jatuh secara tidak sengaja setelah personel militer mengiranya sebagai target yang bermusuhan di tengah kekhawatiran akan serangan Amerika Serikat (AS).

Tragedi itu terjadi tak lama setelah Iran melakukan serangan udara terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika di Irak, menyusul pembunuhan AS terhadap jenderal top Iran; Qasem Soleimani.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Ronaldo: Sudah Saatnya...
Ronaldo: Sudah Saatnya Dunia Mengakui Lionel Messi yang Terhebat
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved