AS Evaluasi Sanksi Turki atas Pembelian Sistem Rudal S-400 Rusia
Jum'at, 31 Juli 2020 - 00:37 WIB
loading...
A
A
A
Amerika telah mendepak Turki dari program konsorsium bersama jet tempur siluman F-35 Lightning II pada Juli sebagai respons Washington atas kenekatan Ankara yang tetap mengakuisisi S-400 Moskow.
Washington sebelumnya juga disarankan untuk membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia dari Turki sebagai solusi untuk mengakhiri ketegangan. Saran itu disampaikan Senator Partai Republik, John Thune, melalui sebuah rancangan undang-undang.
Usul itu dipuji sebagai taktik cerdas, yakni mengeksploitasi teknologi sistem rudal canggih Moskow sekaligus menyingkirkannya dari Ankara. (Baca juga: Turki Juga Tes S-400 Rusia terhadap Jet Siluman F-35 dan F-22 AS )
Senator Thune mempertimbangkan amandemen Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA) 2021 yang dapat memungkinkan Washington untuk membeli perangkat militer berbahaya Rusia itu melalui anggaran pengadaan Angkatan Darat AS.
"Jumlah yang diperlukan mungkin diizinkan untuk digunakan oleh Angkatan Darat pada 'Missile Procurement, Army' untuk pembelian sistem pertahanan rudal S-400," bunyi rancangan amandemen NDAA 2021 yang diusulkan Thune akhir Juni lalu.
Washington sebelumnya juga disarankan untuk membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia dari Turki sebagai solusi untuk mengakhiri ketegangan. Saran itu disampaikan Senator Partai Republik, John Thune, melalui sebuah rancangan undang-undang.
Usul itu dipuji sebagai taktik cerdas, yakni mengeksploitasi teknologi sistem rudal canggih Moskow sekaligus menyingkirkannya dari Ankara. (Baca juga: Turki Juga Tes S-400 Rusia terhadap Jet Siluman F-35 dan F-22 AS )
Senator Thune mempertimbangkan amandemen Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional (NDAA) 2021 yang dapat memungkinkan Washington untuk membeli perangkat militer berbahaya Rusia itu melalui anggaran pengadaan Angkatan Darat AS.
"Jumlah yang diperlukan mungkin diizinkan untuk digunakan oleh Angkatan Darat pada 'Missile Procurement, Army' untuk pembelian sistem pertahanan rudal S-400," bunyi rancangan amandemen NDAA 2021 yang diusulkan Thune akhir Juni lalu.
(min)
Lihat Juga :