Mantan PM Italia: Strategi Perang NATO Lawan Rusia di Ukraina Gagal Total
Senin, 28 Agustus 2023 - 07:24 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, sanksi keras yang dikenakan oleh negara-negara Barat terhadap Rusia belum membuat Rusia bangkrut atau melumpuhkan perekonomiannya. "Tujuan lama untuk mengisolasi Moskow sama sekali tidak tercapai," paparnya, seperti dikutip dari Russia Today, Senin (28/8/2023).
Untuk menggarisbawahi maksudnya, politisi tersebut menunjuk pada pertemuan puncak BRICS baru-baru ini—Rusia adalah salah satu anggotanya—yang berakhir dengan perluasan kelompok yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Selain itu, Conte mengeklaim bahwa konflik di Ukraina telah mengungkap ketidakmampuan Uni Eropa untuk mengembangkan strategi bersama yang efektif dan untuk mengekspresikan kepemimpinan politik dan ekonomi yang otonom. Sebaliknya, hal ini malah menjadi indikator lain dari kepatuhan blok tersebut terhadap AS.
Komentar Conte muncul ketika serangan balasan Ukraina yang lambat meskipun telah diluncurkan selama lebih dari dua bulan.
Menurut Moskow, Kyiv telah kehilangan lebih dari 43.000 anggota militer dan hampir 5.000 peralatan militer sejak dimulainya serangan tersebut.
Conte, yang menjabat PM Italia dari 2018 hingga 2021, di masa lalu telah berulang kali menyerukan perundingan damai antara pihak-pihak yang bertikai di Ukraina sambil menentang pengiriman senjata lebih lanjut ke Kyiv, dan memperingatkan potensi eskalasi.
Untuk menggarisbawahi maksudnya, politisi tersebut menunjuk pada pertemuan puncak BRICS baru-baru ini—Rusia adalah salah satu anggotanya—yang berakhir dengan perluasan kelompok yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Selain itu, Conte mengeklaim bahwa konflik di Ukraina telah mengungkap ketidakmampuan Uni Eropa untuk mengembangkan strategi bersama yang efektif dan untuk mengekspresikan kepemimpinan politik dan ekonomi yang otonom. Sebaliknya, hal ini malah menjadi indikator lain dari kepatuhan blok tersebut terhadap AS.
Komentar Conte muncul ketika serangan balasan Ukraina yang lambat meskipun telah diluncurkan selama lebih dari dua bulan.
Menurut Moskow, Kyiv telah kehilangan lebih dari 43.000 anggota militer dan hampir 5.000 peralatan militer sejak dimulainya serangan tersebut.
Conte, yang menjabat PM Italia dari 2018 hingga 2021, di masa lalu telah berulang kali menyerukan perundingan damai antara pihak-pihak yang bertikai di Ukraina sambil menentang pengiriman senjata lebih lanjut ke Kyiv, dan memperingatkan potensi eskalasi.
(mas)
Lihat Juga :