Apakah Ekspansi BRICS Mampu Menyeimbangkan Tatanan Dunia?

Selasa, 22 Agustus 2023 - 10:44 WIB
loading...
A A A
Dan karena berusaha untuk menjadi penyeimbang bagi Barat, di tengah ketegangan China dengan Amerika Serikat dan dampak invasi Rusia ke Ukraina, meningkatkan keanggotaannya dapat memberikan pengaruh lebih besar pada blok dan pesan reformasi globalnya.

Menjelang puncak, bagaimanapun, kekurangan pengelompokan menjadi sorotan.

Sementara para pemimpin BRICS di KTT diharapkan untuk membahas kerangka kerja untuk menerima anggota baru dengan China dan Rusia yang ingin terus maju dengan ekspansi, yang lain, terutama Brasil, khawatir tentang proses yang terburu-buru.

Manfaat nyata untuk bergabung, sementara itu, semakin berkurang.

Pencapaian blok yang paling konkret, Bank Pembangunan Baru, atau "bank BRICS", telah melihat laju pinjamannya yang sudah lamban semakin tertatih-tatih oleh sanksi terhadap anggota pendiri Rusia.

Negara-negara kecil yang mengharapkan peningkatan ekonomi dari keanggotaan BRICS mungkin akan melihat pengalaman Afrika Selatan.

Perdagangan BRICS memang terus meningkat sejak bergabung, menurut analisis Perusahaan Pengembangan Industri negara itu.

Tetapi pertumbuhan itu sebagian besar disebabkan oleh impor dari China, dan blok tersebut masih menyumbang hanya seperlima dari total perdagangan dua arah Afrika Selatan. Brasil dan Rusia bersama-sama menyerap hanya 0,6% dari ekspornya dan pada tahun lalu, defisit perdagangan Afrika Selatan dengan mitra BRICS-nya telah menggelembung empat kali lipat menjadi USD14,9 miliar dibandingkan tahun 2010.

Hasil seperti itu seharusnya membuat negara-negara kandidat berhenti, kata Gruzd. “Pencapaian konkrit BRICS sulit dicapai. Banyak bicara. Lebih sedikit tindakan."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Prabowo dan Menlu Turkiye...
Prabowo dan Menlu Turkiye Bertemu di Hambalang, Bahas Isu Palestina hingga Timur Tengah
Iran-Israel Perang Lagi,...
Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara
Rekomendasi
Rekrutmen Polri 2026...
Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
ARMY Siap War Tiket...
ARMY Siap War Tiket Konser BTS ARIRANG in Jakarta Hari Ini, Harga Termurah Rp1,8 Juta
Berita Terkini
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
Lebanon Jadi Titik Krisis...
Lebanon Jadi Titik Krisis bagi Gencatan Senjata Perang Iran, Ini 4 Alasannya
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved