Kibarkan Bendera LGBTQ+ , Perempuan Pemilik Toko Ditembak
Selasa, 22 Agustus 2023 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
“Intoleransi ini harus diakhiri,” katanya. “Siapa pun yang menggunakan bahasa kebencian terhadap komunitas LGBTQ+ harus menyadari bahwa kata-kata mereka penting, bahwa kata-kata mereka dapat menginspirasi kekerasan terhadap orang-orang yang tidak bersalah dan penuh kasih. Mari kita semua terus bergerak maju dengan toleransi dan cinta kasih.”
Baca Juga: Gara-gara Tolak LGBT, Bank Dunia Setop Beri Pinjaman Baru ke Uganda
Butik Carleton menjual sepatu, pakaian, perhiasan, barang antik, dan hadiah. Karier di bidang fesyen dimulai sejak awal kehidupan Carleton saat ia bekerja di toko pakaian keluarganya dan kuliah di ArtCenter College of Design, sebuah universitas seni swasta di Pasadena, California.
Carleton dan suaminya menikah selama 28 tahun dan berbagi “keluarga campuran dengan sembilan anak." Minat pasangan ini mencakup perjalanan, arsitektur, desain, seni rupa, makanan, dan mode.
Baca Juga: Gara-gara Tolak LGBT, Bank Dunia Setop Beri Pinjaman Baru ke Uganda
Butik Carleton menjual sepatu, pakaian, perhiasan, barang antik, dan hadiah. Karier di bidang fesyen dimulai sejak awal kehidupan Carleton saat ia bekerja di toko pakaian keluarganya dan kuliah di ArtCenter College of Design, sebuah universitas seni swasta di Pasadena, California.
Carleton dan suaminya menikah selama 28 tahun dan berbagi “keluarga campuran dengan sembilan anak." Minat pasangan ini mencakup perjalanan, arsitektur, desain, seni rupa, makanan, dan mode.
(ahm)
Lihat Juga :