Majikan di Singapura Jadikan Sistem Peradilan untuk Menekan Asisten Rumah Tangga
Senin, 21 Agustus 2023 - 10:45 WIB
loading...
A
A
A
HOME mengatakan pembantu rumah tangga yang dituduh menghabiskan rata-rata empat bulan di tempat penampungan kelompok dan bahwa tuduhan tersebut menimbulkan tekanan keuangan dan psikologis yang parah pada mereka serta keluarga mereka di rumah.
HOME mengatakan pembantu juga dapat menghadapi "tuduhan balas dendam" setelah mereka meninggalkan tempat kerja mereka.
Dalam satu kasus yang disorot dalam laporan tersebut, seorang pekerja rumah tangga, yang mencari bantuan di tempat penampungan RUMAH setelah ditolak repatriasinya selama setahun, dituduh mencuri uang ketika dia kembali ke mantan majikannya untuk mengambil barang-barangnya.
ART itu terpaksa tinggal di Singapura selama sembilan bulan lagi sambil menunggu hasil penyelidikan, yang berakhir tanpa tindakan lebih lanjut.
Dalam laporannya, HOME merekomendasikan bahwa pekerja rumah tangga yang bekerja sama dengan investigasi harus diizinkan untuk terus bekerja dan bahwa mereka yang mengeluarkan peringatan keras tidak boleh dilarang bekerja di masa mendatang.
Kelompok itu juga menyerukan opsi tinggal di luar bagi pekerja rumah tangga dan kebebasan yang lebih besar untuk berganti majikan.
HOME mengatakan pembantu juga dapat menghadapi "tuduhan balas dendam" setelah mereka meninggalkan tempat kerja mereka.
Dalam satu kasus yang disorot dalam laporan tersebut, seorang pekerja rumah tangga, yang mencari bantuan di tempat penampungan RUMAH setelah ditolak repatriasinya selama setahun, dituduh mencuri uang ketika dia kembali ke mantan majikannya untuk mengambil barang-barangnya.
ART itu terpaksa tinggal di Singapura selama sembilan bulan lagi sambil menunggu hasil penyelidikan, yang berakhir tanpa tindakan lebih lanjut.
Dalam laporannya, HOME merekomendasikan bahwa pekerja rumah tangga yang bekerja sama dengan investigasi harus diizinkan untuk terus bekerja dan bahwa mereka yang mengeluarkan peringatan keras tidak boleh dilarang bekerja di masa mendatang.
Kelompok itu juga menyerukan opsi tinggal di luar bagi pekerja rumah tangga dan kebebasan yang lebih besar untuk berganti majikan.
(ahm)
Lihat Juga :