Janjikan Masa Transisi 3 Tahun, Pemimpin Kudeta Niger Tak Gentar dengan Intervensi Militer
Minggu, 20 Agustus 2023 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
ECOWAS telah memberlakukan sanksi berat terhadap Niger setelah kudeta 26 Juli lalu dan telah memerintahkan pengerahan "pasukan siaga" untuk memulihkan aturan konstitusional di negara tersebut.
Blok tersebut mengatakan pada hari Jumat bahwa "Hari-H" yang dirahasiakan telah disetujui untuk kemungkinan intervensi militer dan 11 dari 15 negara anggotanya telah setuju untuk mengerahkan pasukan dalam operasi tersebut.
Dalam pidatonya selama 12 menit, Tchiani mengklaim ECOWAS bersiap untuk menyerang Niger dengan membentuk tentara pendudukan bekerja sama dengan tentara asing dan mengecam apa yang disebutnya sanksi ilegal serta tidak manusiawi yang diberlakukan oleh blok regional itu.
Baca Juga: Perang Besar di Afrika Pecah, ECOWAS Akan Serbu Niger
“Saya tegaskan kembali di sini bahwa ambisi kami bukan untuk merebut kekuasaan. Saya juga menegaskan kembali kesiapan kami untuk terlibat dalam dialog apa pun, selama itu memperhitungkan orientasi yang diinginkan oleh orang-orang Niger yang bangga dan tangguh,” tegasnya.
Blok tersebut mengatakan pada hari Jumat bahwa "Hari-H" yang dirahasiakan telah disetujui untuk kemungkinan intervensi militer dan 11 dari 15 negara anggotanya telah setuju untuk mengerahkan pasukan dalam operasi tersebut.
Dalam pidatonya selama 12 menit, Tchiani mengklaim ECOWAS bersiap untuk menyerang Niger dengan membentuk tentara pendudukan bekerja sama dengan tentara asing dan mengecam apa yang disebutnya sanksi ilegal serta tidak manusiawi yang diberlakukan oleh blok regional itu.
Baca Juga: Perang Besar di Afrika Pecah, ECOWAS Akan Serbu Niger
“Saya tegaskan kembali di sini bahwa ambisi kami bukan untuk merebut kekuasaan. Saya juga menegaskan kembali kesiapan kami untuk terlibat dalam dialog apa pun, selama itu memperhitungkan orientasi yang diinginkan oleh orang-orang Niger yang bangga dan tangguh,” tegasnya.
Lihat Juga :