Semua Mata Melihat Plastun, Kendaraan Perang Segala Medan Mutakhir Rusia

Minggu, 20 Agustus 2023 - 00:01 WIB
loading...
Semua Mata Melihat Plastun,...
Kendaraan segala medan lacak serbaguna ringan Plastun (Crawler). Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Forum Teknis dan Militer Internasional ARMY-2023, selama presentasi dinamis teknologi militer Rusia untuk tamu internasional, meluncurkan inovasi baru kendaraan segala medan lacak serbaguna ringan “Plastun” (“Crawler”).

Mengapa Dinamai Plastun? Di era Kekaisaran Rusia, "plastun" mengacu pada regu pengintai yang terdiri dari Kuban Cossack (sampai batas tertentu serupa dengan pasukan khusus tentara modern).

Tim Plastun secara resmi dibentuk pada tahun 1842. Bergabung dengan mereka bukanlah tugas yang mudah, karena membutuhkan kekuatan fisik, daya tahan, keterampilan berburu, kesabaran, dan kemampuan untuk "tidak terlacak" sebanyak mungkin.

Seringkali, pengintai Cossack ini bergerak diam-diam dengan merangkak di atas perut mereka selama operasi tempur. Istilah tentara "merangkak seperti plastun" berasal dari taktik pengintaian ini.

Kendaraan segala medan ringan multiguna yang dirancang Rusia mewarisi kualitas keheningan, mobilitas, dan tidak mencolok dari "plastun" yang hidup dan bernapas. Itulah mengapa dinamai untuk menghormati mereka.

Keunggulan Kendaraan Segala Medan


Perusahaan "Russian All-Terrain Vehicles Plastun" mengembangkan kendaraan tersebut. CEO perusahaan dan kandidat pakar ilmu teknis, Eric Sagymbayev, berbicara tentang keunggulan kendaraan dalam wawancara eksklusif dengan Sputnik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Kamuflase Kendaraan...
Kamuflase Kendaraan Perang Rusia Bisa Mengecoh Drone Berteknologi AI
Ledakan di China Selatan...
Ledakan di China Selatan tewaskan Setidaknya 7 Orang
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved