Kapal Perang Rusia dan China Dekati Pulau-pulau Jepang Jelang KTT Tiga Negara
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Pertahanan Rusia mengonfirmasi patroli bersama itu dalam sebuah pernyataan di saluran Telegram resminya, dengan mengatakan satu detasemen kapal saat ini beroperasi di perairan Laut China Timur.
"Pelaut China dan Rusia melakukan latihan anti-kapal selam, simulasi menangkis serangan udara musuh, melakukan pelatihan penyelamatan di laut, dan berlatih lepas landas dan pendaratan helikopter di geladak kapal perang," kata kementerian Rusia.
Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan China dan Rusia telah berulang kali melakukan latihan angkatan laut dan udara bersama di dekat negara itu dalam beberapa tahun terakhir, yang jelas dimaksudkan sebagai unjuk kekuatan melawan Jepang dan "sangat memprihatinkan" keamanan nasional.
Ditambahkan bahwa Tokyo telah menyampaikan keprihatinannya tentang kegiatan bersama ini melalui saluran diplomatik.
Hubungan Jepang dengan Rusia telah memburuk sejak invasi besar-besaran Moskow ke Ukraina dimulai 18 bulan lalu. Tokyo telah bergabung dengan sekutu Baratnya dalam menjatuhkan sanksi terhadap Moskow dan menjanjikan miliaran bantuan kemanusiaan untuk Kiev.
Baca Juga: AS dan Jepang Bakal Kembangkan Senjata Pencegat Rudal Hipersonik Musuh
Sementara itu, China telah memperkuat hubungan politik dan ekonomi dengan Rusia, meskipun tetap mempertahankannya sebagai pihak netral dalam konflik dan pendukung perdamaian.
"Pelaut China dan Rusia melakukan latihan anti-kapal selam, simulasi menangkis serangan udara musuh, melakukan pelatihan penyelamatan di laut, dan berlatih lepas landas dan pendaratan helikopter di geladak kapal perang," kata kementerian Rusia.
Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan China dan Rusia telah berulang kali melakukan latihan angkatan laut dan udara bersama di dekat negara itu dalam beberapa tahun terakhir, yang jelas dimaksudkan sebagai unjuk kekuatan melawan Jepang dan "sangat memprihatinkan" keamanan nasional.
Ditambahkan bahwa Tokyo telah menyampaikan keprihatinannya tentang kegiatan bersama ini melalui saluran diplomatik.
Hubungan Jepang dengan Rusia telah memburuk sejak invasi besar-besaran Moskow ke Ukraina dimulai 18 bulan lalu. Tokyo telah bergabung dengan sekutu Baratnya dalam menjatuhkan sanksi terhadap Moskow dan menjanjikan miliaran bantuan kemanusiaan untuk Kiev.
Baca Juga: AS dan Jepang Bakal Kembangkan Senjata Pencegat Rudal Hipersonik Musuh
Sementara itu, China telah memperkuat hubungan politik dan ekonomi dengan Rusia, meskipun tetap mempertahankannya sebagai pihak netral dalam konflik dan pendukung perdamaian.
Lihat Juga :