5 Fakta Hizbullah, Berkembang dari Proksi Iran, Berubah Menjadi Kekuatan Regional

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 08:20 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 2008, perebutan kekuasaan dengan musuh Lebanon, yang didukung oleh Barat dan Arab Saudi, berubah menjadi konflik singkat. Pejuang Hizbullah mengambil alih sebagian Beirut setelah pemerintah bersumpah untuk mengambil tindakan terhadap jaringan komunikasi militer kelompok itu.

Hizbullah memasuki politik lebih menonjol pada tahun 2005 setelah sekutunya, Suriah, mundur menyusul pembunuhan mantan Perdana Menteri Rafik Al-Hariri, yang melambangkan pengaruh Saudi di Lebanon.

Pengadilan yang didukung PBB kemudian menghukum tiga anggota Hizbullah secara in absentia atas pembunuhan tersebut. Hizbullah menyangkal peran apa pun, menggambarkan Mahkamah sebagai alat musuh-musuhnya.

Pada 2016, politisi Kristen sekutu Hizbullah, Michel Aoun, menjadi Presiden. Dua tahun kemudian, Hizbullah dan sekutunya memenangkan mayoritas parlemen. Mayoritas ini hilang pada tahun 2022, tetapi grup tersebut terus melakukan pengaruh besar.

Itu berkampanye melawan hakim yang menyelidiki ledakan pelabuhan Beirut tahun 2020 setelah dia berusaha menanyai sekutunya. Kebuntuan itu memicu bentrokan mematikan di Beirut pada 2021.

5. Dijuluki Kelompok Teror

Melansir Reuters, Negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, menunjuk Hizbullah sebagai organisasi teroris. Begitu juga negara-negara Teluk Arab yang bersekutu dengan AS, termasuk Arab Saudi. Uni Eropa mengklasifikasikan sayap militer Hizbullah sebagai kelompok teroris, tetapi bukan sayap politiknya.

Argentina menyalahkan Hizbullah dan Iran atas pemboman tahun 1994 di pusat komunitas Yahudi di Buenos Aires yang menewaskan 85 orang, dan atas serangan tahun 1992 terhadap kedutaan Israel di Buenos Aires yang menewaskan 29 orang. Keduanya menyangkal tanggung jawab.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Berita Terkini
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved