ABG Pakistan Dilaporkan Memerkosa Anak Kucing hingga Akhirnya Mati

Kamis, 30 Juli 2020 - 10:26 WIB
loading...
ABG Pakistan Dilaporkan...
Seekor anak kucing di Lahore dilaporkan diperkosa remaja 15 tahun. Hewan tersebut akhirnya mati. Foto/Facebook/@ACFAnimalRescue
A A A
LAHORE - Seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun di Lahore, Pakistan , memicu kemarahan publik setelah dia dilaporkan telah memerkosa seekor anak kucing . Hewan itu akhirnya mati setelah mengalami kegagalan banyak organ.

Sebuah organisasi tempat penampungan hewan di Pakistan merinci insiden yang melibatkan ABG (anak baru gede) itu dalam sebuah posting di media sosial. Publik pengguna media sosial yang marah menyerukan agar remaja itu ditindak.

Pada 26 Juli 2020, organisasi tempat penampungan hewan di Pakistan; JFK Animal Rescue And Shelter via akun @jfkanimalrescueandshelter, mem-posting tulisan panjang yang menceritakan tentang apa yang terjadi pada anak kucing itu.

Postingitu mengatakan bahwa anak kucing tersebut dibeli oleh sebuah keluarga di Lahore dan bocah lelaki berusia 15 tahun dari keluarga itu bersama temannya telah melakukan kejahatan terhadap satwa tersebut. (Baca: Anak Kucing Dibakar Hidup-hidup, Rp34,6 Juta untuk Buru Pelaku )

Menurut posting itu, seorang gadis lokal yang curiga telah mengawasi anak kucing dan si remaja 15 tahun. Gadis itu juga dilaporkan telah ditawari keluarga remaja itu untuk mengambil si anak kucing, namun dia menolak.

Sesuai dengan posting-an yang menyertakan beberapa gambar grafis dari hewan tersebut, anak kucing itu dilecehkan sedemikian rupa sehingga dia mati karena kegagalan banyak organ. Bangkai hewan itu kemudian ditinggalkan di tempat sampah terdekat.

Organisasi tempat perlindungan satwa di Pakistan itu menambahkan bahwa ini adalah kasus kelima pelecehan seksual terhadap hewan yang mereka temui baru-baru ini.

Posting yang telah dibagikan di akun Instagram dan Facebook menyatakan bahwa seorang dokter hewan menyimpulkan anak kucing itu telah diperkosa. Namun, dokter menolak untuk memberikan kesimpulannya secara tertulis untuk menghindari keterlibatan dalam kasus tersebut.

Posting itu juga menyatakan bahwa ibu dari salah seorang remaja yang dilaporkan terlibat telah menolak semua tuduhan pemerkosaan.

"Anak saya tidak melakukan ini. Seseorang dari jalan pasti melakukannya," kata Ibu remaja tersebut yang dikutip JFK Animal Rescue And Shelter tanpa disebutkan namanya, seperti dilansir Gulf News, Rabu (29/7/2020).

Gadis lokal yang melaporkan kematian anak kucing itu kepada JFK Animal Rescue And Shelter meminta identitasnya dilindungi.

JFK Animal Rescue And Shelter telah mengutuk tindakan itu dan menuntut agar semua pelakunya diadili.

Para pengguna Twitter ramai-ramai mengecam kejahatan terhadap anak kucing yang telah mati. "Keluarga di Lahore mengadopsi anak kucing dan tidak ada yang tahu bahwa anak kucing itu diperkosa secara brutal oleh anak mereka yang berusia 15 tahun dan teman-temannya? Anak laki-laki harus ditindak, karena Anda punya pemerkosa di masa depan. Saya menderita migrain parah dan saya tidak bisa tidur karena ini. #LahoreKitten," tulis pengguna akun Twitter @Madam_Mosale.

Pengguna akun @GoddessOfNebula juga menyerukan tindakan hukum dengan posting-an yang menandai akun polisi dan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan. "Di Lahore, seekor anak kucing berulang kali diperkosa oleh sepasang bocah lelaki berusia 15 tahun hingga organ-organnya dihancurkan dari dalam! @DIGOpsLahore @Lahorepoliceops silakan segera bertindak!," tulis dia.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
MUI Kecam Keras 27 Pelaku...
MUI Kecam Keras 27 Pelaku Rudapaksa Remaja di Madura: Hukuman Berat Harus Diberlakukan
Koordinator Rekonstruksi...
Koordinator Rekonstruksi Gaza Asal Mesir Tewas dalam Serangan Drone di Kawasan Sabra
Israel Hancurkan 90%...
Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata
Rekomendasi
Swiss Balas Gol Argentina,...
Swiss Balas Gol Argentina, Laga Berlanjut ke Extra Time
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
Berita Terkini
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved