Belajar dari Sri Lanka, Bangladesh Waspadai Skema Belt and Road China

Kamis, 17 Agustus 2023 - 10:30 WIB
loading...
A A A
Bank Bangladesh akan memberikan jumlah tersebut kepada Bank Sonali untuk membayar tagihan Jundunul NV yang berbasis di Belgia, kontraktor Pengerukan Modal dan Pemeliharaan Saluran Ramnabad dari proyek Pelabuhan Payra, kata seorang pejabat bank sentral, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

BIDF didirikan pada Maret 2021 untuk membiayai proyek pembangunan di Bangladesh dengan menggunakan cadangan devisa. Sejauh ini, proyek Pelabuhan Payra adalah satu-satunya proyek yang didanai BIDF, dengan USD83 juta telah dicairkan dalam empat tahap.

Berdasarkan perjanjian tripartit, Otoritas Pelabuhan Payra akan menerima pinjaman sebesar USD564,88 juta dari pemerintah melalui Bank Sonali selama tiga tahun ke depan, yang akan dilunasi dalam tujuh tahun dengan tingkat bunga 2 persen. Setengah dari bunga akan masuk ke BIDF dan setengah lainnya ke Bank Sonali.

Meski dikhawatirkan pencairan dana tersebut akan semakin menurunkan cadangan devisa, bank sentral diperkirakan akan mencairkan dana tersebut sesuai kesepakatan.

Pada 8 Februari, cadangan devisa Bangladesh adalah USD32.639 juta, menurut data bank sentral. Dana Moneter Internasional (IMF) juga baru-baru ini menyatakan dalam persyaratan pinjamannya ke Bangladesh bahwa negara tersebut harus mengecualikan dana seperti BIDF saat menghitung cadangan devisanya.

Direktur proyek tersebut, Rajiv Tripura, menolak mengomentari pencairan dana saat dihubungi awak media. Pejabat Bank Sonali mengonfirmasi bahwa Otoritas Pelabuhan Payra telah mengajukan dana, dan proses pencairan dari bank sentral sedang berlangsung.


Utang Luar Negeri


Seorang pejabat Bank Bangladesh yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan dana itu akan dikeluarkan di tengah krisis cadangan devisa yang sedang berlangsung karena ada kesepakatan mengenai hal itu. Namun, dia mengatakan keputusan telah diambil untuk tidak lagi mendanai proyek-proyek di bawah BIDF untuk saat ini.

Pengerukan Modal dan Pemeliharaan proyek Saluran Ramnabad akan membuat saluran sepanjang 75 kilometer dengan kedalaman 10,5 meter, memungkinkan kapal berkapasitas 40.000 ton menggunakan Pelabuhan Payra.

"Bangladesh harus bekerja dengan sangat hati-hati dalam skema keuangan China. Sri Lanka dan Pakistan membayar mahal karena tidak mampu membayar kembali pinjaman China," kata mantan penasihat untuk pemerintah interim Bangladesh Dr Wahid Uddin Mahmud

Dr Zahid Hussain, mantan kepala ekonom Bank Dunia, mengatakan, "Bangladesh harus mengurangi ketergantungannya pada utang luar negeri. Tantangan seperti krisis dolar dan anomali dalam sistem perbankan telah membuat keadaan menjadi tidak pasti."

"Jadi, pihak berwenang Bangladesh harus mengambil setiap langkah dengan sangat hati-hati," pungkas Hussain.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
AS Serang Abadan dan...
AS Serang Abadan dan Mahshahr di Iran Barat, Wilayah Perbatasan Jadi Sasaran
Perang Meluas, Kelompok...
Perang Meluas, Kelompok Houthi Serang Arab Saudi
Rekomendasi
Prabowo Sampaikan Belasungkawa...
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
Karier Febrie Tamat,...
Karier Febrie Tamat, Gus Lilur: Kejaksaan dan Kepolisian Kian Erat
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Berita Terkini
Enggan Kirim Pasukan...
Enggan Kirim Pasukan AS untuk Invasi Darat ke Iran, Trump: Orang Lain yang Akan Melakukannya
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved