Inilah Drone 'Bayi Laut', Senjata Ukraina yang Repotkan Armada Laut Hitam Rusia
Kamis, 17 Agustus 2023 - 00:31 WIB
loading...
A
A
A
Kyiv telah bersumpah untuk merebut kembali Crimea, wilayah yang juga menawarkan rute pasokan bagi pasukan Rusia di daratan selatan Ukraina yang diduduki melalui jembatan Chonhar ke Kherson.
Pada Oktober 2022, Jembatan Kerch rusak dalam ledakan yang dituduhkan Moskow pada Ukraina, meskipun Kyiv tidak pernah secara resmi mengeklaim bertanggung jawab atas ledakan itu.
Vasyl Maliuk, kepala SBU Ukraina, mengatakan kepada CNN; "Drone permukaan laut adala penemuan unik dari Dinas Keamanan Ukraina daripada usaha swasta," dan mengakui peran Ukraina dalam serangan Oktober dan Juli.
"Kami sedang mengerjakan sejumlah operasi baru yang menarik, termasuk di perairan Laut Hitam," kata Maliuk. "Saya berjanji, ini akan menyenangkan, terutama untuk musuh kita."
Maliuk mengatakan drone "Sea Baby" ini telah digunakan untuk melakukan "serangan sukses" di Jembatan Kerch, kapal perang Rusia, Olenegorskiy Gornyak, dan kapal tanker SIG Moskow di Laut Hitam.
Pada Oktober 2022, Jembatan Kerch rusak dalam ledakan yang dituduhkan Moskow pada Ukraina, meskipun Kyiv tidak pernah secara resmi mengeklaim bertanggung jawab atas ledakan itu.
Vasyl Maliuk, kepala SBU Ukraina, mengatakan kepada CNN; "Drone permukaan laut adala penemuan unik dari Dinas Keamanan Ukraina daripada usaha swasta," dan mengakui peran Ukraina dalam serangan Oktober dan Juli.
"Kami sedang mengerjakan sejumlah operasi baru yang menarik, termasuk di perairan Laut Hitam," kata Maliuk. "Saya berjanji, ini akan menyenangkan, terutama untuk musuh kita."
Maliuk mengatakan drone "Sea Baby" ini telah digunakan untuk melakukan "serangan sukses" di Jembatan Kerch, kapal perang Rusia, Olenegorskiy Gornyak, dan kapal tanker SIG Moskow di Laut Hitam.
Lihat Juga :