Anak Buah Putin Inspeksi Situs Tes Bom Nuklir Terkuat Sejagat Tsar Bomba, Ada Apa?
Selasa, 15 Agustus 2023 - 07:39 WIB
loading...
A
A
A
Situs Novaya Zemlya di Kutub Utara telah menjadi tempat uji coba bom nuklir Soviet pada pertengahan 1950-an, dan di sanalah para ilmuwan Soviet meledakkan Tsar Bomba yang terkenal pada tahun 1961, senjata nuklir terbesar dan terkuat di dunia yang pernah diuji coba.
Moratorium kemudian diberlakukan sejak era Perang Dingin, menghentikan uji coba senjata nuklir.
Pada akhir April, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menepis saran bahwa Moskow dapat melanjutkan uji coba nuklir, dengan mengatakan; "Saat ini, semua orang berpegang pada moratorium."
Pada peringatan 25 tahun Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT) pada awal April 2023, pemerintah Inggris dan Prancis mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa mereka ingin mengungkapkan keprihatinan mereka atas pengumuman Rusia yang akan memastikan kesiapannya untuk melakukan uji coba nuklir.
"Kami menegaskan kembali pentingnya CTBT, yang telah ditandatangani dan diratifikasi Rusia, dan kepatuhan Rusia terhadap moratorium uji coba nuklirnya," kata London dan Paris.
Pada pertengahan Juni, Putin mengatakan senjata nuklir taktis telah dipindahkan ke Belarusia, setelah Kremlin mengatakan pada Maret bahwa senjata strategis akan dikirim ke negara yang berbatasan dengan Ukraina dan Rusia.
Direktur Intelijen Nasional AS Avril Haines mengatakan kepada anggota Parlemen AS pada Mei 2023 bahwa "sangat tidak mungkin" Moskow akan menggunakan senjata nuklir.
Namun, Presiden AS Joe Biden menggambarkan ancaman penyebaran senjata nuklir taktis Rusia sebagai ancaman nyata.
Moratorium kemudian diberlakukan sejak era Perang Dingin, menghentikan uji coba senjata nuklir.
Pada akhir April, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menepis saran bahwa Moskow dapat melanjutkan uji coba nuklir, dengan mengatakan; "Saat ini, semua orang berpegang pada moratorium."
Pada peringatan 25 tahun Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT) pada awal April 2023, pemerintah Inggris dan Prancis mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa mereka ingin mengungkapkan keprihatinan mereka atas pengumuman Rusia yang akan memastikan kesiapannya untuk melakukan uji coba nuklir.
"Kami menegaskan kembali pentingnya CTBT, yang telah ditandatangani dan diratifikasi Rusia, dan kepatuhan Rusia terhadap moratorium uji coba nuklirnya," kata London dan Paris.
Pada pertengahan Juni, Putin mengatakan senjata nuklir taktis telah dipindahkan ke Belarusia, setelah Kremlin mengatakan pada Maret bahwa senjata strategis akan dikirim ke negara yang berbatasan dengan Ukraina dan Rusia.
Direktur Intelijen Nasional AS Avril Haines mengatakan kepada anggota Parlemen AS pada Mei 2023 bahwa "sangat tidak mungkin" Moskow akan menggunakan senjata nuklir.
Namun, Presiden AS Joe Biden menggambarkan ancaman penyebaran senjata nuklir taktis Rusia sebagai ancaman nyata.
(mas)
Lihat Juga :