Anak Buah Putin Inspeksi Situs Tes Bom Nuklir Terkuat Sejagat Tsar Bomba, Ada Apa?
Selasa, 15 Agustus 2023 - 07:39 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Pertahanan Rusia, lebih lanjut, mengatakan Shoigu juga memeriksa pasukan yang dikerahkan di Kutub Utara serta persiapan untuk mempertahankan instalasi yang sangat penting.
Ketegangan nuklir global melonjak setelah invasi Rusia ke Ukraina. Pada Februari 2023, Putin menangguhkan partisipasi Rusia dalam New START Treaty, perjanjian yang membatasi persenjataan nuklir Moskow dan Washington.
Dalam pidatonya kepada warga Rusia, pemimpin Kremlin kemudian mengatakan Rosatom harus siap melanjutkan uji coba nuklir jika Washington melakukannya "lebih dulu".
"Tentu saja, kami tidak akan menjadi yang pertama melakukan ini," kata Putin saat itu. “Tetapi jika Amerika Serikat menguji, maka kami akan melakukannya,” katanya lagi.
"Tidak seorang pun harus berada di bawah ilusi berbahaya bahwa paritas strategis global dapat dihancurkan."
Pada bulan Februari, seorang pejabat Rusia mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa Novaya Zemlya siap untuk melanjutkan uji coba senjata nuklir, jika perlu.
"Central Training Ground sekarang digunakan untuk melakukan pengujian sampel senjata dan peralatan militer canggih," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Newsweek, Selasa (15/8/2023).
Ketegangan nuklir global melonjak setelah invasi Rusia ke Ukraina. Pada Februari 2023, Putin menangguhkan partisipasi Rusia dalam New START Treaty, perjanjian yang membatasi persenjataan nuklir Moskow dan Washington.
Dalam pidatonya kepada warga Rusia, pemimpin Kremlin kemudian mengatakan Rosatom harus siap melanjutkan uji coba nuklir jika Washington melakukannya "lebih dulu".
"Tentu saja, kami tidak akan menjadi yang pertama melakukan ini," kata Putin saat itu. “Tetapi jika Amerika Serikat menguji, maka kami akan melakukannya,” katanya lagi.
"Tidak seorang pun harus berada di bawah ilusi berbahaya bahwa paritas strategis global dapat dihancurkan."
Pada bulan Februari, seorang pejabat Rusia mengatakan kepada kantor berita TASS bahwa Novaya Zemlya siap untuk melanjutkan uji coba senjata nuklir, jika perlu.
"Central Training Ground sekarang digunakan untuk melakukan pengujian sampel senjata dan peralatan militer canggih," kata Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Newsweek, Selasa (15/8/2023).
Lihat Juga :