Hindari Perang Besar, Pemimpin Kudeta Niger Siap Berunding dengan ECOWAS

Senin, 14 Agustus 2023 - 18:15 WIB
loading...
Hindari Perang Besar,...
Pendukung junta Niger mengikuti demonstrasi di depan pangkalan militer Prancis di Niamey, Niger, 11 Agustus 2023. Foto/REUTERS/Mahamadou Hamidou
A A A
NIAMEY - Pemimpin kudeta yang merebut kekuasaan di Niger, Jenderal Abdourahamane Tchiani, memberikan lampu hijau untuk memulai pembicaraan dengan Masyarakat Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat (ECOWAS).

Lapor Al-Jazeera itu mengutip pernyataan Perdana Menteri Niger yang baru, Ali Mahamane Lamine Zeine.

Perdana menteri mengatakan, “Kepemimpinan baru Niger optimis tentang dimulainya pembicaraan dengan ECOWAS dalam beberapa hari mendatang.”

Kudeta militer terjadi di Niger pada 26 Juli. Presiden Mohamed Bazoum digulingkan dan ditahan pengawalnya sendiri, dipimpin Tchiani.

Pengurus Dewan Nasional untuk Perlindungan Tanah Air segera menutup perbatasan negara setelah kudeta mengejutkan itu.

Menyusul kudeta militer, ECOWAS menangguhkan semua bantuan keuangan ke Niger, membekukan aset junta dan memberlakukan larangan penerbangan komersial ke dan dari negara tersebut.

Baca juga: Eks Anggota Parlemen Ukraina Untung Besar dari Penjualan Senjata

Organisasi tersebut memberi waktu satu pekan kepada para pemimpin kudeta militer untuk memulihkan jabatan Bazoum dan mengembalikan ketertiban.

ECOWAS mengisyaratkan akan menggunakan intervensi militer. Ultimatumnya berakhir Minggu lalu.

Media Niger melaporkan pada Minggu bahwa Tchiani telah menyatakan kesediaannya menyelesaikan situasi di negara tersebut melalui diplomasi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Dibantu Tentara Rusia,...
Dibantu Tentara Rusia, Mali Sukses Gagalkan Kudeta Militer
China Isi Kekosongan...
China Isi Kekosongan Militer di Benua Afrika, Penjualan Senjata Melonjak
Intel Rusia Tuduh Prancis...
Intel Rusia Tuduh Prancis Rencanakan Kudeta di Negara-negara Bekas Jajahannya di Afrika
Jenderal Zhang Disingkirkan,...
Jenderal Zhang Disingkirkan, Tak Ada Lagi Jenderal China yang Berani pada Xi Jinping
Xi Jinping dan Krisis...
Xi Jinping dan Krisis Komando PLA: Kasus Zhang Youxia Ungkap Konflik Internal China
Tanda-tanda Lempeng...
Tanda-tanda Lempeng Tektonik Baru Lahir di Afrika Ditemukan
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
Jurnalis Inggris: Pakistan...
Jurnalis Inggris: Pakistan Pemenang dalam Perang dengan India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved