Khawatir Faktor Keamanan, Ethiopia dan UEA Tolak Impor Mobil Listrik VW dari China

Senin, 14 Agustus 2023 - 09:38 WIB
loading...
A A A
Tapi Ethiopia bukan satu-satunya negara yang menyatakan keberatan tentang EV merek VW buatan China. Uni Emirat Arab (UEA) juga mengikuti, dengan memberlakukan larangan impor kendaraan semacam itu. Kementerian Ekonomi UEA membuat keputusan untuk menghentikan impor model listrik Volkswagen tertentu buatan China, termasuk ID.3, ID.4, ID.5, dan ID.6, dengan alasan kekhawatiran tentang kriteria keselamatan dan keamanan mereka.

Sejumlah dealer VW di UEA mengakui bahwa mobil listrik tersebut diimpor dari China, dan juga mengakui bahwa kendaraannya tidak dilengkapi garansi. Akibatnya, harga kendaraan tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan produk sama di dealer Volkswagen di negara lain.

Larangan di UEA terjadi setelah Volkswagen menarik kembali secara global lebih dari 120.000 unit model ID.4 dan ID.3 buatan China karena cacat baterai. Perusahaan mengungkapkan bahwa baterai ini mengalami peningkatan self-discharge sebagai akibat dari cacat produksi, yang menyebabkan potensi kegagalan teknis dan bahkan kebakaran dalam beberapa kasus. Penting untuk digarisbawahi bahwa kendaraan listrik Volkswagen yang diproduksi di China memiliki sejarah kerusakan baterai dan mudah terbakar.

Pada kuartal pertama 2022 saja, 640 EV buatan China terbakar karena masalah ini. Tragisnya, insiden baru-baru ini di Hangzhou mengakibatkan kematian empat orang setelah kendaraan listrik VW menabrak stasiun tol jalan tol dan kemudian terbakar.

Sangat penting untuk dicatat bahwa Volkswagen EV buatan China dirancang khusus untuk pasar China dan kondisi iklimnya, menimbulkan pertanyaan tentang kesesuaiannya untuk berbagai wilayah dengan berbagai faktor lingkungan, seperti iklim gurun yang keras di UEA.

Laporan kebakaran kendaraan dan kegagalan teknis tak terduga telah muncul dari pemilik mobil di UEA dan di seluruh Timur Tengah, mengakibatkan kerugian finansial yang besar dan menodai reputasi kendaraan buatan China. Insiden tersebut telah mendorong pihak berwenang untuk mengambil pendekatan yang hati-hati untuk melindungi warganya dan memastikan keamanan jalan mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Teken Perjanjian Damai...
Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapat Perdamaian Permanen di Kawasan
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Berita Terkini
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Infografis
Ditolak AS dan Eropa,...
Ditolak AS dan Eropa, Mobil Listrik China Incar Asia Tenggara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved