4 Jenis Ranjau Rusia Mematikan yang Jadi Jebakan Maut bagi Tentara Ukraina

Minggu, 13 Agustus 2023 - 23:41 WIB
loading...
A A A
Ranjau lain yang menimbulkan kontroversi selama konflik adalah PFM-1, juga dikenal sebagai ranjau "kupu-kupu", yang ditembakkan dari roket dan tersebar tanpa pandang bulu di area yang luas.

Pada Juli lalu, HRW mengatakan telah menemukan lebih banyak bukti bahwa Ukraina menggunakan ranjau yang dilarang dan telah memberi tahu pemerintah Ukraina.

2. Ranjau Pembatas

4 Jenis Ranjau Rusia Mematikan yang Jadi Jebakan Maut bagi Tentara Ukraina

Foto/Reuters

Tripwire atau tekanan biasanya memicu ranjau darat ini. Saat diaktifkan, "penyala" atau "penyerang", batang logam yang menonjol dari tanah, mengangkat ranjau sekitar tiga kaki ke udara, tempat ranjau itu meledak di sekitar tubuh bagian atas korban, dengan potensi menyebabkan cedera yang mengerikan.

Baca Juga: Jerman Segera Kirim Drone Tercanggih ke Ukraina, Punya Daya Jelajah Ratusan Kilometer

3. Ranjau Fragmentasi

4 Jenis Ranjau Rusia Mematikan yang Jadi Jebakan Maut bagi Tentara Ukraina

Foto/Reuters

Ranjau fragmentasi dapat berupa ranjau pembatas atau ranjau darat. Ketika mereka meledak, mereka mengirim pecahan kaca atau logam terbang ke arah yang berbeda, menyebabkan cedera hingga 660 kaki.

HRW mengatakan telah menemukan contoh ranjau "fragmentasi pembatas" OZM-72 yang digunakan di Ukraina.

Organisasi tersebut menggambarkan OZM-72 sebagai "amunisi pembatas multiguna". Ranjau tersebut digunakan dalam mode yang diaktifkan oleh korban dengan tarikan mekanis, pelepasan tegangan, atau bahan bakar seismik. Ranjau tersebut dilarang oleh Perjanjian Pelarangan Ranjau."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved