Hawaii Hancur Lebur di Amuk Kebakaran Hutan Akibat Senjata Energi Terarah?
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 22:07 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Kantor Akuntabilitas Pemerintah AS (GAO), DEW melibatkan laser energi tinggi dan elektromagnetik daya tinggi lainnya yang menggunakan energi elektromagnetik terkonsentrasi untuk memerangi pasukan dan aset musuh.
Meskipun Departemen Pertahanan AS telah menghabiskan USD1 miliar setiap tahun untuk mengembangkan senjata-senjata ini untuk menjatuhkan ancaman rudal dan drone, sebuah laporan GAO April 2023 mengatakan departemen tersebut mengalami kesulitan dalam menerapkan teknologi ini di luar laboratorium karena kurangnya perencanaan transisi.
Konspirasi baru tampaknya muncul dari fakta bahwa Laboratorium Penelitian Angkatan Udara telah mengabdikan seluruh sayap untuk mengembangkan DEW untuk semua lalu lintas udara yang memotong wilayah udara dan perairan teritorial Hawaii pada tahun 2007, menurut cerita Wired.
Direktorat Energi Terarah terletak di Pangkalan Angkatan Udara Kirtland di New Mexico.
Newsweek menghubungi Laboratorium Penelitian Angkatan Udara melalui formulir pertanyaan pers di situs webnya untuk memberikan komentar.
Baca Juga: Penyintas Ungkap Kengerian Kebakaran Hutan Hawaii: Lompat ke Air atau Terbakar!
Meskipun Departemen Pertahanan AS telah menghabiskan USD1 miliar setiap tahun untuk mengembangkan senjata-senjata ini untuk menjatuhkan ancaman rudal dan drone, sebuah laporan GAO April 2023 mengatakan departemen tersebut mengalami kesulitan dalam menerapkan teknologi ini di luar laboratorium karena kurangnya perencanaan transisi.
Konspirasi baru tampaknya muncul dari fakta bahwa Laboratorium Penelitian Angkatan Udara telah mengabdikan seluruh sayap untuk mengembangkan DEW untuk semua lalu lintas udara yang memotong wilayah udara dan perairan teritorial Hawaii pada tahun 2007, menurut cerita Wired.
Direktorat Energi Terarah terletak di Pangkalan Angkatan Udara Kirtland di New Mexico.
Newsweek menghubungi Laboratorium Penelitian Angkatan Udara melalui formulir pertanyaan pers di situs webnya untuk memberikan komentar.
Baca Juga: Penyintas Ungkap Kengerian Kebakaran Hutan Hawaii: Lompat ke Air atau Terbakar!
Lihat Juga :