Warga Kyiv Kerap Berpesta saat Tentara Ukraina Bertaruh Nyawa Melawan Rusia
Jum'at, 11 Agustus 2023 - 05:25 WIB
loading...
Para tentara Ukraina harus berjuang mati-matian untuk melawan Rusia. Foto/Reuters
A
A
A
KYIV - Tindakan tak terpuji dan tidak memiliki solidaritas ditunjukkan warga Kyiv, ibu kota Ukraina , yang kerap berpesta di saat kondisi perang. Padahal, ribuan tentara Ukraina harus bertaruh nyawa melawan prajurit Rusia.
Seperti diungkapkan pacar seorang tentara Ukraina kepada The Washington Post bahwa dia terkejut bahwa penduduk Kyiv berpesta dan bersosialisasi saat perang melawan Rusia berkecamuk.
Baca Juga: Tentara Ukraina yang Kehilangan Kaki Mengaku Menyesal Berperang Melawan Rusia
Yulia Paltseva, seorang resepsionis di Kyiv, mengatakan: "Semua orang yang menari dan tersenyum harus ingat bahwa ada tentara seperti pacar saya di parit tanpa rotasi dan ditembaki setiap hari."
Paltseva, 36, mengatakan pacarnya saat ini berada di garis depan dan akan segera bertempur di dekat kota Bakhmut yang dilanda perang.
Beberapa orang berharap serangan balasan Ukraina akan menghasilkan terobosan, tetapi pasukan Kyiv telah tertahan oleh pertahanan Rusia. Tapi mereka kecewa.
"Ekspektasi kami lebih tinggi. Jika ini terjadi, itu berjalan lambat," katanya.
Seperti diungkapkan pacar seorang tentara Ukraina kepada The Washington Post bahwa dia terkejut bahwa penduduk Kyiv berpesta dan bersosialisasi saat perang melawan Rusia berkecamuk.
Baca Juga: Tentara Ukraina yang Kehilangan Kaki Mengaku Menyesal Berperang Melawan Rusia
Yulia Paltseva, seorang resepsionis di Kyiv, mengatakan: "Semua orang yang menari dan tersenyum harus ingat bahwa ada tentara seperti pacar saya di parit tanpa rotasi dan ditembaki setiap hari."
Paltseva, 36, mengatakan pacarnya saat ini berada di garis depan dan akan segera bertempur di dekat kota Bakhmut yang dilanda perang.
Beberapa orang berharap serangan balasan Ukraina akan menghasilkan terobosan, tetapi pasukan Kyiv telah tertahan oleh pertahanan Rusia. Tapi mereka kecewa.
"Ekspektasi kami lebih tinggi. Jika ini terjadi, itu berjalan lambat," katanya.
Lihat Juga :