Ukraina Lapor Pentagon Tiap Penggunaan Bom Cluster AS

Kamis, 10 Agustus 2023 - 20:45 WIB
loading...
A A A
Bulan lalu, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby membenarkan pasukan rezim Kiev telah menggunakan senjata mematikan itu "secara efektif".

Faktanya, pasukan Rusia telah berhasil beradaptasi dengan penggunaan bom tandan buatan Amerika oleh pasukan Ukraina.

Media bisnis AS baru-baru ini melaporkan hal itu, mengutip komandan garis depan Ukraina dan pasukan yang mengetahui situasi tersebut.

Bom tandan tidak memungkinkan pasukan Ukraina mencapai “pertahanan Rusia yang paling tangguh”, menggabungkan parit infanteri, jebakan tank, dan penghalang lainnya.

Sejak serangan balasan yang banyak digembar-gemborkan dimulai pada awal Juni, meskipun menerima perangkat keras pertahanan terbaru Barat senilai puluhan miliar dolar, didukung pelatihan NATO, pasukan Ukraina hanya memperoleh sedikit keuntungan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengakui kemajuan "lebih lambat dari yang diinginkan". Demikian pula, para pejabat Barat juga mengakui serangan balasan Ukraina "sangat tidak mungkin" berhasil.

Operasi serangan balasan rezim Zelensky dilaporkan telah menelan korban lebih dari 43.000 nyawa prajurit Ukraina, dan lebih dari 4.900 peralatan militer, termasuk 1830 lebih tank dan kendaraan lapis baja lainnya. Jumlah kerugiannya hingga 20% dari persediaan pra-serangan balik Ukraina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Nasib Apes Uni Eropa,...
Nasib Apes Uni Eropa, Terancam Kehilangan Pasokan AS usai Tinggalkan Gas Rusia
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Berita Terkini
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved