Ukraina Bongkar Jaringan Agen Spionase Perempuan yang Bekerja untuk Rusia

Kamis, 10 Agustus 2023 - 00:46 WIB
loading...
Ukraina Bongkar Jaringan...
Jaringan agen spionase perempuan yang bekerja untuk Rusia ditangkap Ukraina. Foto/Security Service of Ukraine
A A A
KYIV - Agen intelijen Ukraina membuka kedok mata-mata wanita yang membantu invasi Rusia dengan intelijen militer. Itu diungkap Dinas Keamanan Ukraina.

Jaringan agen spionase perempuan itu, yang berbasis di wilayah Donetsk Ukraina timur, menyampaikan informasi kepada FSB - agen mata-mata utama Rusia - dan Grup Wagner tentara bayaran pro-Rusia.

Badan Keamanan Ukraina, yang dikenal sebagai SBU, mengatakan bahwa Rusia merekrut para wanita sebelum invasi besar-besaran tahun lalu. SBU menambahkan bahwa mereka telah "siaga" sampai saat ini. Mereka belum teridentifikasi.

"Sementara tiga wanita tetap tinggal di kampung halaman mereka di Pokrovsk, sebuah kota di barat laut kota Donetsk, yang keempat pindah ke Rusia untuk mengoordinasikan kegiatan mereka dan masih buron," demikian keterangan SBU dilansir Insider.

Baca Juga: 5 Kecanggihan Drone Laut yang Menjadi Pengubah Permainan pada Perang Ukraina-Rusia

Tiga wanita di Pokrovsk ditangkap saat mereka melakukan pengintaian, diam-diam mengambil foto fasilitas dan target Ukraina.

SBU mengklaim bahwa mereka telah menggunakan aplikasi obrolan yang aman untuk memberi tahu pihak Rusia tentang jumlah dan pergerakan pasukan dan kendaraan di wilayah tersebut. Mereka memberi perhatian khusus pada serangan helikopter, pesawat tempur, dan kendaraan lapis baja berat.

Badan intelijen Ukarina menerbitkan pesan teks yang mengaku telah dipertukarkan di antara para wanita, dengan sebagian besar detailnya dikaburkan.

Orang dalam tidak dapat memverifikasi klaim secara independen, dan tidak jelas apakah wanita tersebut telah mengakui atau menyangkal tuduhan tersebut, yang merupakan pengkhianatan tingkat tinggi. Mereka menghadapi hukuman penjara seumur hidup jika terbukti bersalah.

Baca Juga: 10 Angkatan Laut Terkuat di Dunia, Indonesia Patut Bangga

Dugaan pembukaan kedok itu terjadi sehari setelah SBU mengatakan telah mengungkap rencana untuk pembunuhan Presiden Volodymyr Zelenskyy.

Badan tersebut mengatakan telah menangkap seorang informan, seorang wanita, yang memberikan informasi penting tentang pergerakan pemimpin selama kunjungan ke wilayah Mykolaiv, di selatan Ukraina, untuk melancarkan serangan udara besar-besaran di sana.

Rencana yang diklaim digagalkan karena SBU memperoleh pengetahuan lanjutan dan melakukan langkah-langkah keamanan ekstra. Tidak jelas apakah wanita yang ditangkap adalah bagian dari jaringan mata-mata yang dituduhkan ini.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Prancis Konfirmasi Kasus...
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!
Rekomendasi
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
IPOT Edukasi Transformasi...
IPOT Edukasi Transformasi AI dan Literasi Finansial ke Generasi Muda eSports
Lagu Sedia Aku Sebelum...
Lagu Sedia Aku Sebelum Hujan Viral di Australia, Gita Idgitaf Ungkap Sempat Tertekan
Berita Terkini
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Seluruh WNI di Venezuela...
Seluruh WNI di Venezuela Aman, Gedung KBRI di Caracas Tidak Rusak
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved