10 Angkatan Laut Terkuat di Dunia, Indonesia Patut Bangga

Minggu, 06 Agustus 2023 - 18:02 WIB
loading...
10 Angkatan Laut Terkuat...
TNI Angkatan Laut Indonesia memiliki kekuatan yang diperhitungkan di dunia pertahanan internasional. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut menjadi elemen utama dan pertama dalam pertahanan suatu negara. Negara yang memiliki Angkatan Laut terkuat dan terhebat di dunia, maka mereka akan disegani dan ditakuti oleh para musuhnya.

Direktori Dunia Kapal Perang Militer Modern atau The World Directory of Modern Military Warships (WDMMW) memberi peringkat angkatan laut terkuat di dunia, yang mencakup 36 negara. Pemeringkatan tersebut melihat jumlah total kapal perang dan kapal selam, di samping faktor-faktor seperti usia armada, dukungan logistiknya, serta kemampuan serangan dan pertahanan.

WDMMW juga melihat keseimbangan masing-masing kekuatan: Berapa banyak jenis aset yang mereka miliki, dan apakah mereka memusatkan aset mereka di satu area. Itu termasuk sebagian besar kapal tetapi meninggalkan kapal yang lebih kecil, kapal survei, dan kapal seremonial sejarah.

Pemeringkatan tersebut membedakan antara beberapa kelas kapal perang — mencantumkan jenis korvet dan fregat yang relatif kecil serta kapal perusak dan kapal penjelajah yang lebih besar.

Setiap angkatan laut diberi "True Value Rating" atau "Peringkat Nilai Sejati" akhir untuk mengukur mereka terhadap satu sama lain.

Berikut adalah 10 Angkatan Laut terhebat dan terkuat di dunia versi The World Directory of Modern Military Warships (WDMMW).

1. Amerika Serikat

10 Angkatan Laut Terkuat di Dunia, Indonesia Patut Bangga

Foto/Reuters

Angkatan Laut AS secara luas dianggap sebagai yang paling kuat di dunia yang pernah dikenal.

WDMMW memberinya Peringkat Nilai Sejati 323,9, skor tertingginya.

Dikatakan AS mendapat skor sangat tinggi karena "menampilkan campuran luas jenis kapal perang dan kapal selam serta keseimbangan yang diperkuat oleh jumlah keseluruhan (kuantitas) - maju dengan armada kapal induknya yang dibanggakan."

Melansir Insider, Angkatan Laut AS memiliki total 243 unit aktif pada November 2022. Itu terdiri dari 11 kapal induk, 68 kapal selam, 22 kapal penjelajah, 70 kapal perusak, 21 korvet, delapan kapal perang ranjau/penangkal ranjau, 10 kapal patroli lepas pantai, dan 33 kapal serbu amfibi.

Sayangnya, AS tidak memiliki fregat.

Dikatakan AS memiliki keseimbangan "baik" dalam jenis asetnya, dan usia rata-rata lambung kapal adalah 23,3 tahun.

AS memiliki lebih banyak unit yang dipesan, yaitu 67 unit, sebuah tanda bahwa AS "berusaha untuk mengimbangi saingan global China."

Baca Juga: 10 Pasukan Khusus Paling Ditakuti di Dunia, Nomor 9 Pernah Beroperasi di Seluruh Dunia

2. China

10 Angkatan Laut Terkuat di Dunia, Indonesia Patut Bangga

Foto/Reuters

China, kekuatan Angkatan Laut yang meningkat, memiliki armada terbesar di peringkat WDMMW, dengan 425 unit aktif per Agustus 2023.

Angkatan Laut China memiliki tiga kapal induk, 72 kapal selam, 48 kapal perusak, 71 korvet, 44 fregat, 49 kapal penangkal ranjau/perang anti ranjau, 127 kapal patroli lepas pantai, dan 11 kapal serbu amfibi.

China tidak memiliki kapal penjelajah.

China memiliki usia lambung rata-rata yang jauh lebih muda daripada AS, yaitu 13,8 tahun, tetapi juga memiliki lebih sedikit aset yang dipesan, yaitu 14. Dikatakan Angkatan Laut China memiliki keseimbangan aset yang "baik".

WDMMW memberi True Value Rating bagi China sebanyak 318,9.

3. Rusia

10 Angkatan Laut Terkuat di Dunia, Indonesia Patut Bangga

Foto/Reuters

Angkatan Laut Rusia, dengan 265 unit dalam aset inventaris aktifnya per Maret 2023, menduduki peringkat ketiga di dunia oleh WDMMW.

Namun dikatakan Rusia memiliki banyak unit yang menua, termasuk satu-satunya kapal induknya, Admiral Kuznetsov.

Banyak di antaranya 58 kapal selam, 12 kapal perusak, dan empat kapal penjelajah juga menunjukkan usia mereka.

Dikatakan usia rata-rata lambung Rusia adalah 30 tahun.

Rusia, katanya, memiliki satu fregat, 83 korvet, 28 kapal perang ranjau/penangkal ranjau, 27 kapal patroli lepas pantai, dan 21 kapal serbu amfibi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur 21 Target Militer hingga Pangkalan di Yordania
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved