5 Alasan Kegagalan Jambore Pramuka Dunia di Korea Selatan, dari Bencana Alam hingga Salah Manajemen

Rabu, 09 Agustus 2023 - 22:21 WIB
loading...
A A A
"Kami mengirim beberapa pekerja ke lokasi, dan ada laporan bahwa mereka tidak dapat melakukannya dan makan siang. Ada tumpukan kotak makan siang yang disiapkan, tetapi tidak ada yang membagikannya," katanya kepada BBC. Dia menolak disebutkan namanya karena mengatakan dia tidak berwenang untuk berbicara kepada media.

Selain Asosiasi Pramuka Korea, proyek ini juga dikelola oleh pejabat provinsi, badan legislatif Korea Selatan, serta tiga lembaga pemerintah lainnya termasuk kementerian kesetaraan gender dan keluarga, kementerian pariwisata, dan kementerian dalam negeri dan keselamatan. .

Kesalahan logistik tetap ada, lapor media Korea. Misalnya, petugas di satu distrik menyiapkan makanan dan akomodasi untuk 175 pramuka kontingen Yaman yang dievakuasi. Tapi ternyata para pramuka itu bahkan tidak pernah mengikuti jambore.

"Ini adalah pertama kalinya dalam lebih dari 100 tahun Jambore Pramuka Dunia bahwa kita harus menghadapi tantangan yang begitu rumit, dari banjir sebelum waktunya hingga gelombang panas yang belum pernah terjadi sebelumnya dan sekarang topan!" kata Ahmad Alhendawi, Sekretaris Jenderal Organisasi Gerakan Pramuka Dunia, dalam sebuah pernyataan.

Bencana alam - seperti topan - adalah bencana yang tidak terduga. Terakhir kali topan mengganggu acara itu adalah pada jambore 1971 yang diadakan di Jepang, kata juru bicara Pramuka kepada BBC.

Namun pihak berwenang Korea Selatan juga akan menyaring tuduhan salah urus setelah enam tahun persiapan.

Jambore adalah acara besar. Negara-negara menawar untuk menjadi tuan rumah festival setiap kali, dan pada 2017, Korea Selatan memenangkan hak itu.

Pemerintah setempat berharap jambore dunia pertama yang diadakan sejak pandemi ini akan mendatangkan investasi dan dolar turis. Itu harus dilihat sebagai usaha terbesar negara dalam hal peserta internasional sejak Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018.

Namun, masalah acara tersebut malah membuat media Korea menyebut acara tersebut sebagai "aib nasional".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Brutal! Serangan Iran...
Brutal! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Tewaskan 2 Tentara AS, 1 Personel Hilang
Rekomendasi
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Run for Independence...
Run for Independence Day 81 Akan Digelar, MNC Life Berikan Perlindungan Jiwa bagi Seluruh Peserta
Berita Terkini
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved