5 Perbandingan Sistem Pembayaran BRICS dan SWIFT

Selasa, 08 Agustus 2023 - 23:46 WIB
loading...
A A A
Sedangkan SWIFT memungkinkan penggunaan berbagai mata uang, tetapi masih melibatkan mata uang asing dalam banyak transaksi internasional.

5. Sistem Keamanan


Sistem pembayaran BRICS menawarkan sistem keamanan yang tinggi. Sistem pembayaran baru ini digambarkan akan memanfaatkan teknologi mutakhir. Ketua Lembaga Pengembangan Ekonomi Nasional Rusia, atau yang dikenal sebagai VEB.RF, Igor Shuvalov, mengatakan perlunya "infrastruktur pembayaran yang independen dan efisien" yang dapat memungkinkan kelancaran transaksi tidak hanya untuk 'rubel/yuan' tetapi juga untuk mata uang BRICS dan SCO yang lebih luas.

Sementara itu SWIFT menggunakan sistem SWIFT Code untuk menunjang aktivitas. Disebut juga BIC Code, digunakan untuk memastikan pembayaran internasional yang aman dan cepat melalui sistem SWIFT.

Saat melakukan transaksi di luar negeri, kode ini digunakan untuk memverifikasi identitas bank atau lembaga keuangan. Langkah keamanan ini membantu memastikan bahwa dana dikirim ke rekening yang benar. Konsorsium SWIFT yang berbasis di Belgia didirikan pada tahun 1973 dan diawasi oleh bank sentral di Eropa, Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang.

Sistem SWIFT dibuat untuk menyediakan cara pengiriman pembayaran internasional yang terstandarisasi dan aman. SWIFT pada dasarnya adalah jaringan komunikasi yang memungkinkan bank berbeda untuk mengirim dan menerima informasi secara elektronik.

Berkat sistem yang terstandarisasi ini, SWIFT membantu menghindari kebingungan antarbank di berbagai negara, sekaligus membuat pembayaran menjadi lebih sederhana dan lebih cepat dengan lebih sedikit gangguan.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral, Menlu Rusia Marahi...
Viral, Menlu Rusia Marahi Jurnalis Berisik: 'Serahkan Ponsel Anda atau Petugas Keluarkan Senjata!'
Macron Ingin G7 Bangun...
Macron Ingin G7 Bangun Jembatan dengan BRICS
Iran Ikut Latihan Perang...
Iran Ikut Latihan Perang BRICS di Afrika Selatan, AS Langsung Murka
AS Makin Semena-mena,...
AS Makin Semena-mena, BRICS Gelar Latihan Perang
Serangan Israel di Qatar...
Serangan Israel di Qatar Merusak Kredibilitas AS di Teluk, Memperkuat BRICS
Laos Ingin Jadi Anggota...
Laos Ingin Jadi Anggota BRICS, Ini Alasannya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
Houthi Blokade Pelabuhan...
Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh
Rekomendasi
Run for Independence...
Run for Independence Day 81 Akan Digelar, MNC Life Berikan Perlindungan Jiwa bagi Seluruh Peserta
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
5 Pemain Paling Ikonik...
5 Pemain Paling Ikonik dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved